Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Ada pengkhianatan di tim YaZa, tokoh pemuda tarik diri dari timses
  • Selasa, 17 Januari 2017 — 12:26
  • 1509x views

Ada pengkhianatan di tim YaZa, tokoh pemuda tarik diri dari timses

"Saya sudah menyampaikan pengunduran diri saya dengan baik kepada paslon YaZa. Saya merasa ada penghianatan serta kurang tranparan antara kami yang bekerja di lapangan dengan Paslon," jelas Jack Puraro dalam konfrensi persnya di Sentani, Senin (16/1/2017).
Jack Puraro ketika mengkampanyekan pasangan YaZa di Kampung harapan beberapa waktu lalu. - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi - Jack Hudson Puraro, tokoh pemuda dan aktivis di Kabupaten Jayapura, juga merupakan salah satu Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jayapura nomor urut 1, Yanni dan Zadrak Afasedanya (YAZA).

Jack Puraro mengaku ada penghianatan dan kurannya transparansi serta komitmen yang jelas antara tim dan paslon YaZa selama melaksanakan tahapan Pilkada.

"Saya sudah menyampaikan pengunduran diri saya dengan baik kepada paslon YaZa. Saya merasa ada penghianatan serta kurang tranparan antara kami yang bekerja di lapangan dengan Paslon. Saya memilih lebih baik mundur walaupun ini sudah injuri time," jelas Jack Puraro dalam konfrensi persnya di Sentani, Senin (16/1/2017).

Dikatakannya, sebagai putra asli Tabi dan juga sebagai anak (negeri) Kabupaten Jayapura, Jack merasa masih ada hal-hal yang mengganjal. Menurutnya, politik ini bicara tentang bagaimana tujuan dan kepentingan yang sama.

Jack juga menegaskan bahwa kalau ada isu soal kurangnya finansial yang diberikan oleh Paslon dalam bekerja di lapangan, hal ini tidak benar.

"Kami dalam bekerja diberi dukungan finasial yang baik, dan kami bekerja sacara profesional," tegasnya.

Jack mengaku kesal hingga ia menarik diri untuk keluar dari tim. Menurutnya, hal yang sama juga dirasakan oleh rekan tim lainnya. "Hal yang saya rasa ini bukan hanya saja terjadi pada saya, tetapi juga dirasakan oleh teman se tim lainnya yang merupakan ketua barisan muda Partai Amanat Nasional," tukasnya.

Terpisah, Ketua Barisan Muda-Partai Amanat Nasional (BM-PAN) Provinsi Papua, Engell Ayomi yang dihubungi melalui telepon selulernya membantah bahwa tidak benar jika dirinya mengundurkan diri dari Tim Paslon YAZA.

"Tidak benar kalau saya keluar dari tim YaZa, instruksi partai sudah jelas dan harus dikawal dan dilaksankan. Soal adanya kekesalan dan ketidakpuasan di antra sesama tim bagi saya adalah bagian riak-riak kerja kita sebagai kader dan juga anggota partai," ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Polda Papua imbau masyarakat waspada aksi "Suntik Lari"

Selanjutnya

BTM-Harus kampanye di Skyline Megapura, warga minta perlebar jalan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32871x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8918x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6425x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5706x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5579x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe