Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Lini belakang Persipura harus jadi perhatian serius
  • Selasa, 17 Januari 2017 — 19:43
  • 1323x views

Lini belakang Persipura harus jadi perhatian serius

Bertolak dari kondisi di atas. Salah satu pengamat olahraga Papua, Daniel Womsiwor menilai meski Persipura juara bukan berarti tidak ada masalah. Kata dia, sedikit keroposnya pertahanan Persipura akan menjadi ancaman serius tahun ini.
Dua pemain bertahan Persipura Dominggus Fakdawer dan Yustinus Pae saat latihan di Mandala. Jubi/Jean Bisay
Andreas Weleurat
Editor : Jean Bisay
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Lini Belakang skuad Mutiara Hitam pada turnamen Torabika Soccer Campionship (TSC) 2016 dinilai masih mudah ditembus lawan, sehingga beberapa kali pertandingan pasukan Alfredo Vera harus mengalami kekalahan dan kebobolan yang signifikan.

Misalnya laga lawan Persib, baik di kandang maupun bermain tandang Maung Bandung sukses menaklukan Mutiara Hitam. Salah satu faktor penyebab akibat  lemahnya pertahanan belakang.

Bertolak dari kondisi di atas. Salah satu pengamat olahraga Papua, Daniel Womsiwor menilai meski Persipura juara bukan berarti tidak ada masalah. Kata dia, sedikit keroposnya pertahanan Persipura akan menjadi ancaman serius tahun ini.

"Arema, Madura dan Persib adalah tiga tim dari pulau Jawa yang memiliki kualitas pertahanan yang lebih baik dari Persipura. Jadi kalau tidak di benahi maka tahun ini tiga tim tersebut akan menjadi penghambat Persipura sebagai juara," kata Daniel Womsiwor Selasa (17/1/2016).

Womsiwor berpendapat masuknya Yanto Basna di kubu Persipura sudah bisa menjawab masalah itu,"Tetapi yang jelas kekurangan Persipura hanya di pertahanan. Persipura masih di bawah Arema dan Persib, yang dua kali menang telak atas Persipura," bebernya.

Womsiwor menambahkan, materi pemain yang di rekrut putaran kedua TSC untuk lini tengah dan depan perlu di pertahankan.

"Saya lihat tidak perlu diganti pada dua posisi itu. Masalah hanya di belakang. Berdasarkan data dan fakta, pemain kita bagus makanya juara. Cuma kita banyak kebobolan karena lemah di pertahanan. Kalau Ricardinho dan Robertino, saya kira Nelson dkk sudah berfungsi baik. Buktinya juara," ucapnya.

Mantan asisten pelatih Persipura yang juga pelatih PON XIX Papua, Chris Leo Yarangga mengakui lini pertahanan Persipura perlu pelapis, mengingat pemain-pemain senior seperti Ricardo Salampessy, Yohanes Tjoe dan lain-lain, sudah tidak muda lagi.

“Lini belakang Persipura harus ditopang pemain muda. Pemain seperti Ricardo dan rekan-rekan, dari sisi usia sudah tidak produktif, makanya perlu peremajaan,” kata Yarangga.

Pemilik tendangan pisang atau canon ball ini mengusulkan manajemen sekiranya bisa memanggil para pemain PON Papua, buat ikut seleksi mengisi posisi lini belakang. “Beberapa pemain PON Papua punya kualitas dan kemampuan, tidak salahnya mereka diikutkan seleksi di Persipura,” kata Chris Yarangga. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua tipu kami, katanya mau kasih hadiah Natal, mana?

Selanjutnya

Persipura gelar TC di Malang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6689x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3325x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2818x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2370x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe