Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Lapago
  3. Kapolres Jayawijaya: Tiga anggota Polres telah diperiksa di Polda Papua
  • Rabu, 18 Januari 2017 — 13:45
  • 816x views

Kapolres Jayawijaya: Tiga anggota Polres telah diperiksa di Polda Papua

“Hal ini juga harus menjadi pelajaran bagi semua personil Polres Jayawijaya, agar lebih profesional menjalankan tugas sesuai aturan yang ada dan memastikan proses hukum tetap akan dilaksanakan,” tegasnya.
Ilustrasi - IST
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Wamena, Jubi - Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Reba menegaskan pasca kejadian dugaan penganiyaan terhadap Edison Matuan atau Edison Hesegem pekan lalu, tiga personil Polres Jayawijaya telah dikirim ke Polda Papua untuk diperiksa di Propam Polda.

“Persoalan dugaan penganiyaan ini pada prinsipnya kita tetap lakukan penindakan terhadap anggota kami. Dan ada tiga anggota kami sudah dibawa ke Polda Pupua untuk diperiksa di Propam. Saya sudah melakukan pendekatan dengan keluarga Edison Hesegem ini. Keluarganya sudah datang juga dan kita akan urus lebih lanjut,” ujar Kapolres kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (17/1/2017).

Menurutnya, selain penindakan dan penegakan hukum, penyelesaian secara kekeluargaan tetap dilakukan. Tetapi ia menegaskan persoalan di luar koridor dan prosedur tersebut tetap diproses disiplin, kode etik dan tindak pidana, jika nanti anggotanya terbukti bersalah melakukan kekerasan hingga berujung hilangnya nyawa seseorang.

“Bila terbukti resikonya dipecat. Prinsipnya kami proses dan tiga personil kami sudah dibawa ke Mapolda untuk diperiksa dan kita panggil saksi-saksi baik dari rumah sakit Wamena, masyarakat dan pemerhati HAM semua akan menjadi saksi,” ungkap Yan Pieter Reba.

Ditambahkan, Kapolda Papua sangat peduli dan memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Hal ini menjadi pembelajaran bagi dirinya sebagai Kapolres dan juga personilnya agar dapat lebih profesional dalam menjalankan tugas.

“Hal ini juga harus menjadi pelajaran bagi semua personil Polres Jayawijaya, agar lebih profesional menjalankan tugas sesuai aturan yang ada dan memastikan proses hukum tetap akan dilaksanakan,” tegasnya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Jayawijaya, Yohanes Walilo mengharapkan adanya kepastian hukum dari pihak Polres Jayawijaya dan Polda Papua sehingga ada rasa keadilan kepada masyarakat Jayawijaya.

“Saya pikir masalah ini sudah ditangani Polda dan Kapolres. Harapan kami, pernyataan Bapak Kapolda yang menyatakan penganiyaan yang dilakukan oknum anggota Polisi akan ditindak sesuai dengan aturan, dapat dipenuhi agar masalah ini tidak melebar,” ungkap Walilo.

Menurutnya, jika nantinya dugaan penganiayaan itu terbukti maka tindakan yang dilakukan oleh oknum kepolisian tersebut sangat berlebihan dan tidak mencerminkan sebagai abdi negara yang seharusnya melindungi masyarakat.

"Persoalan ini harus menjadi pelajaran bagi masyarakat dan juga penegak hukum. Bahwa dalam menjalankan tugasnya ada peraturan-peraturan yang harus dipatuhi dan mendahulukan rasa kemanusiaan. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Mahasiswa Jayawijaya tolak John Banua jadi anak adat

Selanjutnya

Bupati Jayawijaya sampaikan LPKJ tahun 2016

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua