Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Praperadilan Polresta Manado, KNPB Konsulat Indonesia akan lakukan aksi diam
  • Kamis, 19 Januari 2017 — 19:52
  • 1872x views

Praperadilan Polresta Manado, KNPB Konsulat Indonesia akan lakukan aksi diam

“Sekarang pertanyaannya kalau dalam penyelidikan tidak ditemukan unsur pidana apakah layak untuk dimajukan ke penyidikan, kalau mau diteruskan alat bukti apa yang dipegang penyidik?” ujar Wenas di Manado kepada Jubi melalui sambungan telpon Kamis (19/1/2017).
Filep Karma (kiri) dan Ones Suhuniap (dua dari kanan) saat mengunjungi para tahanan politik di Manado beberapa waktu lalu - Bram Asso facebook
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor :

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Pengadilan Negeri Manado Kelas IA akan menggelar sidang praperadilan Empat orang anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia di Manado yang dijadikan tersangka makar, melawan Polresta Manado Senin (23/1) di Pengadilan Negeri Manado, Sam Ratulangi 18 Manado, Sulawesi Utara.

Jekson Wenas, pengacara Lembaga Bantuan Hukum (LBH Manado) yang mendampingi keempat tersangka mengatakan praperadlian tersebut mereka ajukan karena prosedur penetapan tersangka oleh Polresta Manado tidak beraturan dan dalam penyelidikan tidak ada tindak pidana yang ditemukan

“Sekarang pertanyaannya kalau dalam penyelidikan tidak ditemukan unsur pidana apakah layak untuk dimajukan ke penyidikan, kalau mau diteruskan alat bukti apa yang dipegang penyidik?” ujar Wenas di Manado kepada Jubi melalui sambungan telpon Kamis (19/1/2017).

Hiskia Meage (Ketua KNPB Konsulat Indonesia), Eman Ukago (Ketua KNPB Konsulat Wilayah Gorontalo),William Wim (mahasiswa) , Panus Hesegem (anggota), dikenakan pasal makar 106 KUHP oleh Polresta Manado, Sulawesi Utara, akhir Desember lalu (21/12). Keempat orang tersebut ditangkap sebelum melakukan aksi damai di DPRD Sulawesi Utara sebagai bagian dari kegiatan aksi serentak 19 Desember di seluruh Papua memrotes Peristiwa Trikora sekaligus dukungan atas keanggotaan penuh ULMWP di MSG.

Namun menurut Wenas, pasal 106 yang dikenakan kepolisian itu tidak ada hubungannya dengan apa yang dilakukan teman-teman pada aksi kemarin. “Teman-teman disini sebagai mahasiswa, tidak ada rencana makar sama sekali dalam peristiwa itu. Mereka tidak mengganggu lalu lintas, bahkan mengirimkan surat pemberitahuan aksi dari Polsek sampai Polda, mereka belum melakukan aksi kenapa dituduhkan makar, jadi itu tidak ada dasar hukumnya. Karena ini juga kami ajukan praperadilan,” ungkapnya.

Jelang praperadilan Senin mandatang para mahasiswa Papua di Manado yang mendukung KNPB akan menggelar aksi diam guna mendukung proses peradilan yang dikatakan berlangsung selama 7 hari tersebut.

“Selama sidang berlangsung kami mahasiswa Papua akan melaksanakan aksi bisu (diam) sebagai respon kami terhadap ketiadaan ruang berekspresi untuk rakyat Papua yang menuntuh hak politiknya,” ujar Bram Asso, Sekretaris KNPB Konsulat Indonesia di Manado kepada Jubi.

Kondisi keempat tahanan politik tersebut dikabarkan dalam keadaan baik dan sehat. Sementara mereka masih di tahanan Polresta Manado.

“Kondisi yang ditahan secara fisik baik-baik saja, tidak mengalami kekerasan di tahanan Polresta Manado,” ujar Wenas.

Ini menjadi kasus makar kedua terhadap empat mahasiswa Papua di Manado setelah sebelumnya menimpa 9 anggota KNPB, termasuk Hiskia Meage, tahun 2015 lalu. Namun, menurut Wenas, proses hukum sementara tidak dilanjutkan dan kesembilan orang itu dibebaskan dan dikenakan wajib lapor. (*)

loading...

Sebelumnya

Sogavare: Para pemimpin MSG wajib hasilkan keputusan positif

Selanjutnya

Biaya studi lambat dikirim, mahasiswa Papua di AS terancam dideportasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe