Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua butuh tenaga pendamping GerbangMas
  • Jumat, 20 Januari 2017 — 13:40
  • 2156x views

Papua butuh tenaga pendamping GerbangMas

"Kami sedang merancang agar kampung-kampung GerbangMas ada tenaga pendamping, sehingga bisa lebih meningkatkan efektivitasnya," kata Musaad, di Jayapura, Kamis (19/1/2017).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musaad saat bersama Kepala Badan Pusat Statistik Papua, JB Priyono - Jubi Dok
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua saat ini membutuhkan tenaga pendamping untuk program Gerakan Bangkit, Mandiri dan Sejahtera Harapan Seluruh Rakyat (GerbangMas Hasrat), yang akan ditempatkan di 60 kampung.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua, Muhammad Musaad mengatakan dari hasil evaluasi yang dilakukan tim monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan dana GerbangMas, pada umumnya berjalan baik, hanya agar lebih baik lagi dibutuhkan pendamping.

"Kami sedang merancang agar kampung-kampung GerbangMas ada tenaga pendamping, sehingga bisa lebih meningkatkan efektivitasnya," kata Musaad, di Jayapura, Kamis (19/1/2017).

Ia menjelaskan, kehadiran tenaga pendamping di 60 kampung sebagai motivator untuk kampung. Setiap kampung akan ditempatkan satu pendamping.

"Tenaga pendaping tersebut disiapkan untuk tetap menjaga konsisten antara kabupaten dan provinsi. Untuk itu, kami akan tunjuk bukan hanya sebagai administrator atau pendamping," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen mengatakan program GerbangMas Hasrat Papua pada 2017 akan difokuskan pada peningkatan kualitas hidup Orang Asli Papua (OAP).

"Kami akan fokuskan pada perwujudan Generasi Emas Papua (Gemas), dan perwujudan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Berdaya Ekomas) serta perwujudan pemenuhan infrastruktur dan prasarana dasar," katanya.

Capaian program GerbangMas tahun 2016 ada pada peningkatan beberapa sektor penting, seperti kesehatan dan pendidikan seperti peningkatan angka harapan hidup penduduk Papua menjadi 64.31, dan angka kematian bayi yang terus menurun.

"Angka Kematian bayi di Papua tahun 2015 hanya 45 kematian per 1.000 kelahiran atau turun 13,9 persen dibandingkan Angka Kematian Bayi tahun 2012," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Penyerahan DPA 2017 tunggu pembentukan OPD

Selanjutnya

Dua kabupaten jadi contoh pembangunan toko tani

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe