Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Lempar lembing sumbang emas bagi Papua
  • Jumat, 23 September 2016 — 09:20
  • 2048x views

Lempar lembing sumbang emas bagi Papua

Menurutnya, medali emas pertama cabor atletik ini menambah semangat bagi teman-teman yang akan bertanding besok. Lanjutnya, lemparannya itu sebenarnya belum sesuai.
Medali emas yang diraih atlet lempar lembing - Jubi/Ist
Islami Adisubrata
Editor : Dominggus Mampioper

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Bogor, Jubi - Kontingen Papua menambah satu emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis (22/9/2016), melalui Agustinus Mahuze pada cabang atletik nomor lempar lembing putra.

Agustinus Mahuze berhasil mengungguli juniornya Agustunus Ndiken dan Abdul Hafiz dari Sumatera Utara (Utara) dengan lemparan sejauh 68,81 meter.

Agustinus Ndiken yang juga berasal dari Papua harus puas di posisi kedua dengan jarak lemparan sejauh 64,61 meter dan Abdul Hafiz 64,25 meter. Dengan berhasilnya Agustinus Mahuze meraih medali emas maka dia mempertahankan medali emas yang diraihnya pada PON Riau 2012 lalu.

Rasa haru dan bangga dirasakan atlet asal Kabupaten Merauke itu ketika menerima penggalungan medali emas.

“Saya merasa bangga dan senang bisa menyumbangkan medali emas buat Papua di PON, medali ini dipersembahkan untuk keluarga saya dan seluruh masyarakat Papua,” ujarnya.

Menurutnya, medali emas pertama cabor atletik ini menambah semangat bagi teman-teman yang akan bertanding besok. Lanjutnya, lemparannya itu sebenarnya belum sesuai.

“Waktu masih latihan lemparan saya mendekati sudah 70 meter, tatapi dua hari sebelum bertanding saya sakit, sehingga sedikit mengganggu kesiapan saja,” bilang Agus.

Agus Mahuze yang sudah tiga kali mengikuti PON dan selalu meraih medali bagi Papua juga merasa bangga karena sudah ada penggantinya.

“Saya bangga dan senang, Agus Ndiken sudah bisa ganti saya kedepan apabila saya pensiun nanti,” katanya.

Namun, dirinya masih optimis bisa kembali tampil membela Papua saat menjadi tuan rumah PON XX Tahun 2020 nanti.

Sementara itu, Agustinus Ndiken mengaku tidak terkejut dengan hasil yang dicapainya, karena dalam latihan, lemparannya tidak berbeda jauh dengan seniornya.

“Bagi saya medali perak ini sudah sangat baik, apalagi ini PON pertama saya,” ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sepak takraw Papua menang atas Aceh

Selanjutnya

Race 7 dan 8, atlet layar dan selancar Papua alami peningkatan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Rabu, 18 Juli 2018 WP | 4572x views
Nabire Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4385x views
Dunia |— Minggu, 22 Juli 2018 WP | 3802x views
Jayapura Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 3508x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe