Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Kapal buatan nelayan Merauke laku Rp250 juta
  • Jumat, 20 Januari 2017 — 13:56
  • 1822x views

Kapal buatan nelayan Merauke laku Rp250 juta

“Baru minggu lalu, Pak Romanus Mbaraka menemui saya dan menyampaikan akan membeli kapal saya yang sedang dalam proses penyelesaian itu,” tuturnya.
Kapal milik Chamaruddin yang sudah terjual seharga Rp 250 juta - Jubi/Frans L Kobun
Engelbert Wally
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Merauke, Jubi - Chamaruddin, seorang nelayan di Pantai Lampu Satu mengungkapkan kegembiraannya, lantaran kapal yang sedang dalam proses penyelesaian, telah dibeli dengan harga senilai Rp250 juta. Kapal tersebut dimanfaatkan melakukan pencarian ikan di laut maupun membeli sekaligus menampung dari masyarakat.

Saat ditemui Jubi Kamis (19/1/2017), Chamaruddin mengaku, kapal dengan kapasitas sekitar 30 GT tersebut, akan diselesaikan dalam waktu dekat.

“Saya hitung-hitung, tidak sampai sebulan, body maupun perlengkapan lain, sudah diselesaikan lalu diserahkan,” ujarnya.

Kapal tersebut dibeli oleh mantan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka.

“Baru minggu lalu, Pak Romanus Mbaraka menemui saya dan menyampaikan akan membeli kapal saya yang sedang dalam proses penyelesaian itu,” tuturnya.

“Setelah kami bicara bersama, akhirnya disepakati harga penjualan senilai Rp250 juta. Setiap hari saya selalu menjaga dan mengawasi

Secara terpisah Mantan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan kapal tersebut akan digunakan sendiri.
Pada saat penyerahan, katanya, kapal sudah dalam komplit. Dimana, mulai dari mesin, instalasi elektrical, cool box sampai jaring. Selanjutnya tinggal dioperasikan.  

"Saya juga anak laut, sehingga akan mengoperasikan sendiri kapal itu untuk mencari ikan maupun membeli dari masyarakat di kampung-kampung,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan adanya moratorium yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI,  hasil tangkapan ikan dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan.

“Saya jalan di sejumlah tempat dan nelayan terutama orang asli Papua mengakui hasil tangkapan mereka setiap hari sangat banyak,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tujuh WNA Tiongkok akan dideportase ke negaranya

Selanjutnya

Bulog sub divre Merauke target beli 35.500 ton beras

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 11 Mei 2018 WP | 6372x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2474x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2393x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1396x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1191x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe