Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pilih menjadi ASN, OAP "gengsi" bekerja di sektor swasta
  • Senin, 23 Januari 2017 — 14:10
  • 1195x views

Pilih menjadi ASN, OAP "gengsi" bekerja di sektor swasta

"Memang salah satu kekurangan kami anak-anak Papua seakan gengsi bekerja di sektor lain. Misalnya bekerja di restoran, hotel, swalayan dan lainnya. Kalaupun ada, presentasinya minim. Kebanyakan anak-anak Papua cenderung lebih tertarik menjadi ASN," kata Yunus Wonda menjawab pertanyaan Jubi pekan lalu.
Sektor jasa masih jarang dilirik oleh tenaga kerja OAP - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Ketua DPR Papua, Yunus Wonda berharap orang asli Papua (OAP) terutama generasi muda tak hanya berkeinginan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) usai menyelesaikan pendidikan.

Ia mengatakan, peluang kerja tak hanya sebagai ASN, sektor swasta juga menjanjikan. Tinggal bagaimana para anak-anak asli Papua memiliki keinginan dan tekad untuk bersaing dengan tenaga kerja lain.

"Memang salah satu kekurangan kami anak-anak Papua seakan gengsi bekerja di sektor lain. Misalnya bekerja di restoran, hotel, swalayan dan lainnya. Kalaupun ada, presentasinya minim. Kebanyakan anak-anak Papua cenderung lebih tertarik menjadi ASN," kata Yunus Wonda menjawab pertanyaan Jubi pekan lalu.

Padahal menurutnya, banyak peluang disektor swasta. Namun minim anak-anak asli Papua yang tertarik. Ia mengingatkan agar anak-anak Papua tak hanya berpikir untuk bekerja di birokrasi, tetapi memanfaatkan peluang kerja dimanapun.  

"Jangan pikirkan hanya jadi ASN. Apalagi kini ada moratorium ASN. Manfaatkan peluang kerja dibidang apapun. Harus berusaha bersaing di semua lini. Belajar bertanggungjawab terhadap setiap pekerjaan. Semua dari hal-hal kecil barulah menuju kepada yang lebih besar," ucapnya.

Katanya, ini tantangan untuk anak-anak Papua. Peluang pekerjaan sekecil apapun harus dimanfaatkan. Wonda juga mengingatkan para investor dalam bidang apapun di Papua agar memprioritaskan dan memberikan kesempatan kepada anak-anak Papua jika ada yang ingin bekerja di perusahaan mereka.

"Kalau memang hadir untuk membangun Papua, harus memberdayakan orang asli Papua. Berikan ruang kepada mereka. Penerimaan karyawan sektor swasta jangan dimonopoli tenaga kerja non Papua. Dengan begitu anak-anak Papua juga akan merasa dihargai di atas tanahnya sendiri," katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dua kabupaten jadi contoh pembangunan toko tani

Selanjutnya

1267 ASN Papua tak ikut apel

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe