Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Massa BMD demo, Pemprov tak ingin intervensi Pilkada Kota Jayapura
  • Senin, 23 Januari 2017 — 17:35
  • 1096x views

Massa BMD demo, Pemprov tak ingin intervensi Pilkada Kota Jayapura

"Demokrasi benar-benar dipasung, satu calon tidak akan menjawab keinginan masyarakat Kota Jayapura," kata Panji.
Barisan Massa Demokrat (BMD) saat berdemosntrasi di depan Kantor Gubernur Papua, Senin (23/1/2017) - Jubi/Alexander Loen
Alexander Loen
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen menekankan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak mengintervensi tahapan pelaksanaan Pilkada serentak Kota Jayapura.

Hal ini ditegaskan Hery Dosinaen menjawab aspirasi yang disampaikan ratusan pendukung pasangan calon wali kota dan wali kota nomor urut 2 (BMD-ALAM) yang melakukan demo damai di halaman Kantor Gubernur Jalan Soa Siu Dok II Jayapura, Senin (23/1/2017).

Meskipun demikian, ujar Hery, pihaknya tetap menerima aspirasi dan siap menindaklanjuti tuntutan massa pendukung pasangan nomor urut 2 ini kepada Gubernur Papua, tapi kami tidak bisa mengintervensi karena ada penyelenggara.

"Kami tidak mengintervensi pilkada Kota Jayapura, karena ada penyelenggara, kami hanya menerima dan menyampaikan aspirasi kepada gubernur Papua," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Barisan Massa Demokrat (BMD), Panji Agung Mangkunegoro meminta Pilkada Kota Jayapura dibatalkan, karena tidak menunjukan demokrasi.

"Demokrasi benar-benar dipasung, satu calon tidak akan menjawab keinginan masyarakat Kota Jayapura," kata Panji.

Untuk itu, dirinya meminta Pemprov Papua untuk melindungi hak-hak demokrasi di Kota Jayapura, mengingat penyelenggaraan pilkada serentak diduga merupakan setingan KPU Kota Jayapura.

"Setingan ini sangat mengorbankan BMD-Alam, karena sudah ditetapkan sebagai calon dalam Pilkada Kota Jayapura, kampanye selama dua bulan terakhir terus dinyatakan tidak lolos oleh KPU Kota Jayapura, pasca putusan PTUN Makassar, kami menghargai aturan, tetapi ini tidak demokratis," ucapnya.

Pada kesempatan itu, massa pendukung BMD-Alam juga meminta Pemprov Papua untuk segera menonaktifkan dan menarik Penjabat Wali Kota Jayapura, Daniel Pahabol karena memberikan pernyataan yang membingungkan masyarakat.

"Beliau sempat sampaikan pilkada diikuti oleh dua calon dan saat ini pilkada diikuti oleh satu calon. Ketidaknetralan Penjabat Wali Kota Jayapura semakin menjadi-menjadi ketika beberapa hari lalu terlihat hadir bersama-sama dengan satu calon Wali Kota Jayapura, hal ini dinilai menunjukan ketidaknetralan dari seorang Penjabat," ucapnya.

"Untuk itu kami minta kepada gubernur untuk menarik Penjabat Wali Kota Jayapura yang dinilai tidak netral dan tidak mampu menciptakan ikut pilkada yang sehat dan bermartabat," tambahnya.

Hal senada dilontarkan Etha Fau. Dirinya menyampaikan dalam rapat bersama dengan DPR RI yang meminta penjelasan KPU RI, dimana komisioner KPU RI, Ida Budiati mengakui, ada kesalahan dalam verifikasi berkas calon paslon.

"KPU Kota Jayapura telah mengambil tindakan yang tidak sah, dengan menerima paslon BTM-HARUS, ini yang kami pertanyakan, BMD-Alam daftar mereka paksa-paksa kita tetapi mereka membiarkan paslon lain mendaftar," kata Etha.

Dia menambahkan, satu calon menggambarkan bahwa Pilkada Kota Jayapura tidak berjalan dengan baik. "Kami ingin masyarakat Kota Jayapura dipimpin oleh pemimpin muda dan amanah bukan pemimpin yang tidak mampu mengayomi masyarakat," tutupnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ada WNA Ilegal, legislator sebut pemda kecolongan

Selanjutnya

Kantongi 46 Triliun, TNI AD segera rampungkan Kodam XVIII Kasuari Papua Barat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe