Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Dipalang guru honorer, dua bulan SD dan SMP Siriwo, Nabire tak ada KBM
  • Jumat, 23 September 2016 — 10:03
  • 718x views

Dipalang guru honorer, dua bulan SD dan SMP Siriwo, Nabire tak ada KBM

"Kami akan menunggu kapan akan dibuka kembali agar KBM berjalan. Kamipun tidak membela dia dalam menuntuk haknya," kata kata seorang Guru Honor, Bertha Laiduma Alah kepada Jubi di Nabire, Kamis (22/9/2016).
Akibat tak ada kegiatan belajar mengajar, SD di Siriwo ini ditumbuhi rumput lebat - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
[email protected]tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Nabire, Jubi - Hampir dua bulan ini SDN I maupun SMP N I Siriwo, Distrik Siriwo Kabupaten Nabire Papua tidak melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) akibat dipalang seorang Guru Honorer.

Hal itu diketahui saat kunjungan Kerja Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nabire, Kamis (22/4/2016).

"Sekolah ini harus diperhatikan oleh Dinas Pendidikan sebab anak sudah ketinggalan pelajaran," kata Anggota DPRD Nabire, Obet Senapa saat ditemui Jubi di Nabire, Kamis (22/9/2016).

Terkait pemalangan sekolah, DPRD akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan agar dapat menyelesaikan kasus itu.

Seorang Guru Honorer SDN I danSMP N I Siriwo, Bertha Laiduma Alah menjelaskan sekolah itu dipalang oleh seorang guru perintis yang hingga saat ini tidak diangkat menjadi ASN (aparatur Sipil Negara).

"Kami akan menunggu kapan akan dibuka kembali agar KBM berjalan. Kamipun tidak membela dia dalam menuntuk haknya," kata kata seorang Guru Honor, Bertha Laiduma Alah kepada Jubi di Nabire, Kamis (22/9/2016).

Terkait pemalangan tersebut, Bertha menjelaskan bahwaguru honorer berinisial KB yang adalah seorang perempuan merupakan perintis kedua sekolah itu. KB sudah bekerja di sekolah tersebut sejak dua belas tahun lalu.

"Namun sampaihari ini diapun belum diangkat menjadi pegawai karena faktor umur. Kami tahu dia tidak berharap lagi menjadi pegawai negeri. Seharusnya Pemerintah memperhatikan tuntutannya," katanya.

Ketua Komite Sekolah, Samuel Tukayo mengatakan Kedua Sekolah ini memiliki enam orang Guru termasuk Kepala Sekolahnya.

"Terkait pemalangan kami terpaksa mencari waktu luang agar bisa memberikan sedikit tambahan pelajaran kepada anak-anak," jelasnya.

Tiga hari lalu palang memamg sudah akan dibuka tapi kuncinya tidak berhasil ditemukan.

"Kami sangat berharap Pemerintah betul-betul memperhatikan dan menyelesaikan persoalan ini demi anak-anak kami," katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Luar biasa, RSUD Jayapura berhasil operasi tumor utak

Selanjutnya

PGRI nilai program SM-3T kurang efektif

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe