Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Bulog sub divre Merauke target beli 35.500 ton beras
  • Selasa, 24 Januari 2017 — 10:41
  • 757x views

Bulog sub divre Merauke target beli 35.500 ton beras

“Memang pembelian beras tahun lalu melebihi target. Karena hasil panen rendengan maupun gadu petani sangat baik,” ujar Kepala Seksi GPPP Perum Bulog Sub Divre Merauke, Asrul Tallama kepada Jubi di kantornya Senin (23/1/2017)..
Ilustrasi beras lokal Papua - IST
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Merauke, Jubi - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Merauke dalam tahun ini menargetkan akan membeli beras sebanyak 35.500 ton. Itu setelah melihat pencapaian  tahun 2016 melebihi sampai 34.500 ton dari target sebanyak 30.000 ton.

“Memang pembelian beras tahun lalu melebihi target. Karena hasil panen rendengan maupun gadu petani sangat baik,” ujar Kepala Seksi GPPP Perum Bulog Sub Divre Merauke, Asrul Tallama kepada Jubi di kantornya Senin (23/1/2017)..

Saat ini Bulog Sub Divre Merauke masih memiliki cadangan beras sebanyak 9.300 ton. Cadangan beras itu, bisa bertahan hingga lima bulan kedepan. “Kami sedang mengajukan usulan ke Bulog Pusat agar mengeluarkan beras dari Bulog Merauke sebanyak 2.000 ton untuk dikirim ke Jayapura. Hanya saja, sampai sekarang, belum ada kepastian,” katanya.

Dijelaskan, oleh karena kapasitas gudang Bulog Merauke terbatas, sehingga beras yang ada sebagian harus dikirim ke daerah lain, mengingat pembelian sudah mulai dilakukan lagi.

Dikatakan, saat ini, gudang baru  dengan kapasitas 3.500 ton beras, sedang dibangun di Distrik Kurik dan dalam beberapa bulan kedepan, sudah dirampungkan sekaligus dimanfaatkan.

Kepala Bulog Sub Divre Merauke, Haryono Nugroho Bruto menambahkan, beras yang ada juga sekalian untuk jatah rastra bagi masyarakat.

“Ada kendala yang kita alami karena beberapa distrik maupun kampung belum mengambil jatah rastra mereka,” tuturnya.

Disinggung jatah rastra tahun 2017, Haryono menambahkan, pihaknya masih menunggu Surat Keputusan (SK) Gubenur Papua. Karena sampai sekarang, belum dikeluarkan.

“Kita mengacu kepada SK untuk pendistribusian rastra bagi masyarakat Merauke termasuk tiga kabupaten pemekaran lain di wilayah Selatan Papua,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kapal buatan nelayan Merauke laku Rp250 juta

Selanjutnya

Kesulitan air bersih, warga Nggolar konsumsi air rawa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua