Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Puluhan petani kakao di Kabupaten Jayapura ikuti lomba
  • Rabu, 25 Januari 2017 — 13:07
  • 1170x views

Puluhan petani kakao di Kabupaten Jayapura ikuti lomba

“Kegiatan ini menjadi salah satu cara kita untuk mengembalikan kejayaan kakao di masa lalu, kita mengembalikan kejayaannya itu di masa kini,” katanya, Selasa (24/1/2017).
Petani coklat di Kabupaten Jayapura - Dok. Jubi
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor :

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Hari ini, puluhan petani kakao di Kabupaten Jayapura menjalani penilaian terhadap tanaman cokelat yang dilombakan oleh pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Hana Hikoyabi, saat ditemui Jubi di ruang kerjanya, mengatakan tujuan diadakannya lomba ini adalah untuk mengembalikan kejayaan tanaman kakao yang kini mulai hilang.

“Kegiatan ini menjadi salah satu cara kita untuk mengembalikan kejayaan kakao di masa lalu, kita mengembalikan kejayaannya itu di masa kini,” katanya, Selasa (24/1/2017).

Para petani yang mengikuti kegiatan ini, sebelumnya telah menjalani pendidikan dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Untuk mengaplikasikan apa yang telah diterima selama pendidikan tersebut, para petani ini diuji kemampuannya melalui perlombaan yang diikuti 30 orang pada tahap pertama, dan 30 orang lainnya pada tahap berikut.

“Kita sudah menyekolahkan  para petani, penyuluh, sekarang mereka sudah kembali dan mereka sudah praktik di perkebunan masing-masing untuk memberikan motivasi, memperkuat pemahaman mereka membangun kerja sama di antara kelompok serta kakao-kakao doktor di lapangan kita membuat lomba untuk memberikan motivasi kepada petani-petani yang lain bahwa kakao sebenarnya masa depan emas untuk Papua ke depan untuk Jayapura khususnya. Maka kamu bangkit tanam kakao, tanam, jaga, rawat sampai lihat hasilnya,” katanya.

Teknik baru tentang penanaman yang menjadi penilaian saat ini antara lain adalah tehnik sambung samping dan sambung pucuk. “Teknik itu untuk dia mendapatkan satu farietas yang baru dan sehat, itu yang dia praktekan dan dia lombakan,” kata Hana Hikoyabi.

Sekretaris Kepala Dinas Pertanian, Elta Mule, menjelaskan para juri mendatangi setiap kebun kakao milik peani di 30 kampung, mulai dari wilayah 2, 3, dan 4. Juri ini dari Dinas Pertanian, Balai Pembenihan Provinsi Papua, dan beberapa orang lain yang berkompeten.

Elta berharap, melalui kegiatan ini, semangat para doktor-doktor kakao itu kembali bangkit dan membawa daerah ini menjadi daerah penghasil kakao terbaik di Papua.

“Kegiatan ini juga untuk menggairahkan petani untuk mulai lagi dalam pengembangan tanaman kakao ini karena memang sejak 2006 lalu, sejak pencanangan gerakan wajib tanaman kakao itu semangat untuk ini sangat tinggi, tapi karena belakangan mungkin ada serangan hama jadi masyarakat jadi turun lagi semangatnya. Kami semua berharap agar sekarang semangat itu kembali hidup,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayapura evaluasi persiapan pilkada

Selanjutnya

25.000 warga Kabupaten Jayapura tak punya dokumen kependudukan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe