Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Ketua DPRD Jayawijaya: Jangan seenaknya terapkan UNBK di wilayah sulit internet
  • Rabu, 25 Januari 2017 — 15:51
  • 782x views

Ketua DPRD Jayawijaya: Jangan seenaknya terapkan UNBK di wilayah sulit internet

Terpisah, menurut Kepala Sekolah Menengah Umum Negeri I Wamena, Yosep Wibisono semua sekolah, khususnya di kota sebetulnya sudah siap melaksanakan UNBK, namun yang menjadi persoalan ialah fasilitas pendukung.
Ujian nasional tingkat SMA di Kabupaten Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Wamena, Jubi - Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya mengritik kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) terutama di wilayah Pegunungan Tengah Papua karena dianggap tidak memperhatikan ketersediaan infrastruktur khususnya jaringan telepon dan internet.

Menurut Taufik Petrus Latuhamallo pengadaan komputer dan pemberlakukan UNBK bagi Sekolah hanya dapat diterapkan di daerah yang telah memiliki jaringan dan akses internet yang baik. Sementara di daerah pegunungan Papua belum memiliki akses tersebut sehingga menyulitkan jika diterapkan.

Khusus untuk di Jayawijaya, dengan 328 Kampung dan 40 Distrik jangankan jaringan internet, untuk jaringan telepon saja masih sulit, sehingga jangan samakan atau mengambil sampel di Pulau Jawa, karena di Jawa semua fasilitas tersedia bahkan hingga ke kampung-kampung, ujar Taufik Petrus, Rabu (25/1/2017) di ruang kerjanya.

Selain sarana komputer dan jaringan internet, lanjutnya, kebijakan itu juga harus mempertimbangkan sisi SDM yang ada di wilayah pegunungan tengah Papua. Kalau tidak diperhitungkan dengan baik, sudah bisa dipastikan program itu akan gagal.
Ini menjadi pertanyaan untuk pemerintah pusat, agar tidak seenaknya menjeneralisir satu program untuk diberlakukan ke seluruh kabupaten/kota di Indonesia, kata dia sembari menegaskan bahwa UNBK belum layak di berlakukan di wilayah pegunungan tengah Papua.

Terpisah, menurut Kepala Sekolah Menengah Umum Negeri I Wamena, Yosep Wibisono semua sekolah, khususnya di kota sebetulnya sudah siap melaksanakan UNBK, namun yang menjadi persoalan ialah fasilitas pendukung.

Kami sudah mempersiapkan hampir 70 persen tetapi belum final, akhirnya kami tunda dulu. Sebenarnya kalau diwajibkan khususnya di dalam kota, saya pikir semua sekolah siap, dan ada sekolah yang siap melaksanakan UNBK, jelas Yosep Wibisono.

Menurutnya, terlaksana dan suksesnya pelaksanaan UNBK di Jayawijaya tergantung peran pemerintah Jayawijaya membantu mempersiapkan sarana pendukung UNBK, karena sekolah juga masih terbentur dengan keterbatasan anggaran. (*)

loading...

Sebelumnya

Sampah berserakan di Pasar Yibama, kinerja petugas kebersihan dipertanyakan

Selanjutnya

Seminar FOBERJA lahirkan persatuan orang Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe