Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Berdemokrasi yang benar, KPUD Lani Jaya tolak sistim Noken
  • Jumat, 27 Januari 2017 — 11:19
  • 1158x views

Berdemokrasi yang benar, KPUD Lani Jaya tolak sistim Noken

"Untuk Lani Jaya kami tetap tunduk pada UU Pemilu yaitu mengacu kepada sistim pencoblosan saat pemungutan suara nanti," kata Tanus Kogoya melalui sambungan telepon kepada Jubi, Kamis (26/1/2017).
Ilustrasi Pilkada Noken - Dok. Jubi
Jean Bisay
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lani Jaya secara tegas menolak sistim Noken dan tetap berpedoman pada sistim pencoblosan yang nantinya dipakai saat Pilkada serentak, 15 Februari mendatang.

Ketua KPUD Lani Jaya,  Tanus Kogoya, S.Pd mengatakan meskipun KPU Pusat dan KPU Papua memberi ruang bagi ‘sistem noken’ di enam kabupaten di Pegunungan Tengah yang menggelar Pilkada serentak, tapi bagi Lani Jaya pihaknya tetap mengacu serta merujuk pada sistim pencoblosan.

"Untuk Lani Jaya kami tetap tunduk pada UU Pemilu yaitu mengacu kepada sistim pencoblosan saat pemungutan suara nanti," kata Tanus Kogoya melalui sambungan telepon kepada Jubi, Kamis (26/1/2017).

Tanus menegaskan komitmen penyelenggara Pemilu diwilayah itu menolak sistim noken dalam rangka meminimalisir kesalahan serta masalah yang ditimbulkan kemudian.

"Kami tetap pegang aturan pencoblosan, dengan alasan bahwa pengalaman pemilihan sebelumnya banyak menimbulkan masalah tentang sistim ikat atau noken. Jika kita terapkan sistim noken terus, nanti kapan baru kita belajar sistim berdemokrasi yang benar di Papua, secara khusus di pengunungan tengah," tegasnya.

Masih kata Tanus, supaya tidak timbul kesalahpahaman, pihaknya segera sosialisasi sistim pencoblosan kepada masyarakat.

"Kami mulai dari PPD sampai TPS serta melibatkan semua komponen masyarakat tokoh adat, agama, intelektual, pemud dan perempuan. Dengan sosialisasi ini tujuan  kita pada hari H nanti bisa ditransfer ke masyarakat yang belum memahami cara pencobolosan," jelasnya.

Terpisah Ikabus Gwijangge, anggota DPRD kabupaten Nduga mengaku salut atas komitmen KPUD Lani Jaya menerapkan sistim pencoblosan dan mengabaikan sistim noken.

"Ini sebuah langkah maju dan pantas ditiru oleh penyelenggara Pemilu di wilayah Pegunungan Tengah Papua. Kapan kita mau maju dalam demokrasi kalau masih tetap pakai noken," ujarnya.(*)

loading...

Sebelumnya

Seminar FOBERJA lahirkan persatuan orang Jayawijaya

Selanjutnya

Tolak sekolah pola asrama, pemerintah Jayawijaya dinilai tidak peka pendidikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe