Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. Minta maaf pada masyarakat, Kapolres Nabire janji berkantor di Dogiyai
  • Minggu, 29 Januari 2017 — 05:25
  • 3101x views

Minta maaf pada masyarakat, Kapolres Nabire janji berkantor di Dogiyai

“Sebagai Kapolres di jajaran Polda Papua dan juga sebagai putra daerah Papua, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak, ibu, saudara, saudari yang telah melukai dan menyakiti selama ini,” jelas Kapolres Nabire, Papua, AKBP. Semmy Ronny Thabaa.
Kapolres Nabire, AKBP. Semmy Ronny Thabaa saat menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Dogiyai di Moanemani, Sabtu, (28/1/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Dogiyai, Jubi – Kapolres Nabire, Papua, AKBP. Semmy Ronny Thabaa menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Dogiyai, terlebih khusus kepada warga yang menjadi korban sweeping senjata tajam (Sajam) sejak bulan September 2016 hingga Januari 2017.

“Sebagai Kapolres di jajaran Polda Papua dan juga sebagai putra daerah Papua, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak, ibu, saudara, saudari yang telah melukai dan menyakiti selama ini,” jelas Kapolres Nabire, Papua, AKBP. Semmy Ronny Thabaa pada acara tatap muka antara Komnas HAM dan masyarakat Dogiyai di aula gereja Katolik Moanemani, Sabtu, (28/1/2017).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengatakan pada masyarakat bahwa polisi tidak kebal hukum. Namun apa yang dilakukan jajarannya merupakan tugasnya sebagai penjaga kemanan masyarakat sesuai undang-undang.

“Jabatan saya ini saya serahkan kepada bapak ibu sekalian. Bapak ibu silahkan lapor ke Propam Polda Papua, silahkan lapor ke Propam Mabes Polri. Kami tidak kebal hukum. Kami kerja atas dasar Undang-Undang,” tegas mantan Kapolres Paniai ini.  

Mengenai keinginan masyarakat agar aparat keamanan tidak bertindak berlebihan, Kapolres Nabire ini berjanji akan berkantor di Dogiyai selama proses Pilkada 2017 ini berlangsung. Namun sebelumnya, ia mengaku harus menemui Presiden Joko Widodo.

“Tiga hari ke depan saya akan ke Jakarta karena pak Presiden panggil. Usai itu saya bawa pakaian banyak-banyak dan tinggal di sini (Dogiyai). Saya mau lihat dari dekat, kalau ada anggota saya yang bertindak berlebihan, maka saya tindak dan pecat,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada semua pihak, terutama yang punya kepentingan dalam Pilkada di Dogiyai agar tidak menciptakan suasana yang tak kondusif.

“Jangan ada kepentingan pribadi sehingga mengganggu keamanan di Kabupaten ini,” imbunya.

Di tempat yang sama, Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengapresiasi kehadiran pimpinan Polres Nabire ini.

“Kehadiran Kapolres ini bagus, karena beliau yang tindaklanjuti,” kata Natalius.

Menurut Pigai, dirinya meminta kepada pihak kepolisian setempat agar tidak lagi mengambil paksa benda yang menjadi bagian rutinitas masyarakat setempat.

“Saya beri catatan bahwa alat kerja dan harta benda yang bukan milik aparat tolong jangan diambil. Kalau benar-benar barang-barang diambil, pak Kapolres yang tanggungjawab,” kata Pigai. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Gubernur Papua direncanakan buka Muspasmee V di Paniai

Selanjutnya

Kapolres Nabire minta masyarakat jangan bangun opini negatif

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe