Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. Kapolres Nabire minta masyarakat jangan bangun opini negatif
  • Minggu, 29 Januari 2017 — 08:55
  • 2467x views

Kapolres Nabire minta masyarakat jangan bangun opini negatif

“Pertemuan ini merupakan upaya kepolisian Polres Nabire dan Komnas HAM guna menghilangkan opini negatif dikalangan masyarakat tentang dugaan adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Kepolisian Sektor Kamuu dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” jelas Kapolres.
Masyarakat Moenamani, Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai, Sabtu (28/1/2017) mendengarkan penjelasan Kampolres Nabire - Dok. Jubi
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kapolres Nabire, AKBP Semmy Rony Thabaa meminta masyarakat agar tidak membangun opini negatif tentang kinerja polisi yang tidak didasari  fakta sebenarnya.

“Upaya kami secara persuasif yaitu akan mengumpulkan masyarakat untuk membuat satu pernyataan agar dapat bersama-sama menjaga keamanan sehingga pilkada dapat berjalan aman, sukses dan lancar,” kata Kapolres Thabaa melalui telpon selulernya kepada Jubi, Minggu (29/1/2017).

Kapolres menambahkan pihaknya telah melakukan tatap muka bersama masyarakat Dogiyai di Aula Koteka Moenamani, Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai, Sabtu (28/1/2017).

Baca Sweeping Mantap Praja di Dogiyai tuai protes dari mahasiswa di Pulau Jawa

Tatap muka ini menurut Kapolres dihadiri juga oleh Natalius Pigay (Komisioner Komnas HAM RI), Kapolsek Kamu AKP Mardi Marpaung, Danramil Moenamani Mayor CZI Djarman Dabang, Danton Brimob BKO IPTU G. Kaunar, WakaPolsek Kamu IPDA Syafry Jido, Dan Phaskhas 465 Lettu Syahrul, Asisten II Kabupaten Dogiyai, Tobias Bonapa, beberapa kepala suku, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan masyarakat Kabupaten Dogiyai kurang lebih 100 orang.

Lanjut Kapolres, tatap muka ini dilakukan terkait adanya isu dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh kepolisian sektor Kamuu dalam pelaksanaan tugas di kabupaten tersebut.

Baca Sweeping aparat gabungan mulai meresahkan, masyarakat Dogiyai akan datangi DPRD

“Pertemuan ini merupakan upaya kepolisian Polres Nabire dan Komnas HAM guna menghilangkan opini negatif dikalangan masyarakat tentang dugaan adanya pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Kepolisian Sektor Kamuu dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” jelas Kapolres.

Meski demikian, Kepolisian Resort Nabire, lanjutnya akan mengoreksi kekurangan dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum kabupaten Dogiyai.  Kepolisian Resort Nabire bersama TNI di Dogiyai akan konsolidasi guna mengevaluasi kinerga agar jangan ada peluang serangan pihak – pihak tertentu sebab kewajiban, tugas dan tanggungjawab harus dilaksanakan sebagai amanah Undang-undang dan harapan masyarakat pada umumnya terhadap situasi Kamtibmas yang aman, terkendali serta kondusif.

Baca Kalau Polda Papua tak tangani, Komnas HAM akan turun ke Dogiyai

Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigay kepada Jubi mengatakan tindakan aparat kepolisian dalam sweeping beberapa waktu lalu ditentang masyarakat karena agak berlebihan.

“Cangkul, sekop dan alat tajam berupa pisau dan parang yang merupakan alat kerja disita dalam kegiatan sweeping di lapangan,” kata Pigay.

Ia juga meminta aparat keamanan, terutama polisi agar lebih santun dalam berbicara pada masyarakat dalam menjalankan tugas mereka.

loading...

Sebelumnya

Minta maaf pada masyarakat, Kapolres Nabire janji berkantor di Dogiyai

Selanjutnya

Perlebar sayap, KNPB wilayah Deiyai terbentuk

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe