Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Raja Ampat targetkan 7.000 pengunjung tahun 2017
  • Minggu, 29 Januari 2017 — 20:55
  • 1951x views

Raja Ampat targetkan 7.000 pengunjung tahun 2017

“Kami menargetkan meningkat dari tahun sebelumnya sehingga terjadi peningkatan PAD kabupaten juga,” katanya.
Pesona gugusan Pulau Wayag di Raja Ampat – Jubi/setda.rajaampatkab.go.id
Niko MB
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sorong, Jubi – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat menargetkan sedikitnya 7.000 orang mengunjungi obyek-obyek wisata di kabupaten ini pada tahun 2017.

Pada tahun 2016 terdapat 5.000 wisatawan mengunjungi tempat-tempat wisata di kabupaten bahari itu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi ketika ditemui Jubi di Waisai, ibu kota Raja Ampat, Minggu (29/1/2017) mengatakan, target itu diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kabupaten kepulauan ini.

“Kami menargetkan meningkat dari tahun sebelumnya sehingga terjadi peningkatan PAD kabupaten juga,” katanya.

Menurut Yusdi pendapatan dari sektor wisata di kabupaten ini juga didukung sarana transportasi yang andal. Beberapa waktu lalu pesawat Wings Air secara resmi melayani penerbangan ke Raja Ampat.

Pemerintah kabupaten dengan luas 46.108 km2 yang memiliki 24 distrik, 117 kampung dan 4 kelurahan ini juga akan membangun fasilitas pendukung seperti hotel berbintang lima pada tahun 2017.

Disebutnya obyek wisata yang menarik bagi wisatawan di Raja Ampat tidak hanya wisata bahari, tetapi juga wisata alam dan budaya. Misalnya tulisan cap tangan dinding di batu pensil, Distrik Arborek dan gua peninggalan Jepang di Waigeo.

Wisata bahari disebutkan bakal dikembangkan di Pulau Kofiau, Misool, Waigeo Selatan dan Barat, serta Kepulauan Ayau.

Salah satu pengunjung, Yuning Fonataba mengatakan peningkatan wisatawan dapat mendongkrak pendapatan tour guide (pemandu wisata) yang beroperasi di daerah ini. (*)

loading...

Sebelumnya

Diduga pungli, lurah Klasuur dilaporkan ke polisi

Selanjutnya

Diimingi gaji 120 ribu, 33 warga Tulungagung terlantar di Sorong

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe