Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Panwaslu temukan tujuh pelanggaran di Kabupaten Jayapura
  • Senin, 30 Januari 2017 — 05:29
  • 940x views

Panwaslu temukan tujuh pelanggaran di Kabupaten Jayapura

Pelanggaran-pelanggaran tersebut dilaporkan masyarakat setempat dan tim sukses (timses) pasangan calon (paslon) serta penemuan panwalu di tingkat bawah.
Ilustrasi alur penyelesaian sengketa Pilkada - Dok. Jubi
Engelbert Wally
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Jayapura menemukan tujuh pelanggaran selama tahapan pilkada (pemilihan kepala daerah) serentak tahun 2017.

Pelanggaran-pelanggaran tersebut dilaporkan masyarakat setempat dan tim sukses (timses) pasangan calon (paslon) serta penemuan panwalu di tingkat bawah.

Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran KPU Kabupaten Jayapura, Bezeliel Ongge mengatakan, dari tujuh pelanggaran itu, enam di antaranya dilaporkan masyarakat. Sementara satu pelanggaran lainnya ditemukan panwaslu tingkat distrik.

“Untuk laporan-laporan ini langsung kita tindak lanjuti. Laporan yang melewati batas, yang ditetapkan lalu dilaporkan kami anggap laporan tersebut sudah kedaluwarsa. Karena kami setelah tujuh hari pasca pelanggaran dilakukan harus dilaporkan,” kata Ongge kepada Jubi di Sentani, Sabtu (28/1/2017).

Pelanggaran-pelanggaran yang dilaporkan meliputi tata cara pemasangan baliho tidak pada zona pemasangan, kampanye di luar jadwal, dan pengrusakan alat peraga kampanye (APK) oleh oknum-oknum tertentu, serta saling serang di media sosial (medsos).

Sementara dua laporan pidana pemilu yang telah diteruskan menjadi pidana umum yaitu pengrusakan baliho milik paslon nomor urut 2 di daerah Yahim dan Nimboran. Persoalan ini sudah dilanjutkan pihak kepolisian dan memasuki tahap P-21.

“Paslon melalui tim suksesnya juga ikut bikin kacau dalam tahapan pilkada yang sudah kita sepakati bersama. Misalnya, tata cara pemasangan APK yang dipasang di zona yang tidak ditetapkan. Kami sudah menyurati tim masing-masing untuk diturunkan (baliho). Tetapi masih saja dipasang kembali di mobil, pohon-pohon, dinding-dinding ruko dan baliho-baliho di tempat yang tidak disepakati,” katanya.

Bupati nonaktif yang juga bakal calon bupati Jayapura, periode 2017-2022, Mathius Awoitauw dalam pesan singkat melalui timsesnya menyebutkan, sejumlah APK berupa baliho telah dicabut. Mulai dari batas kota sampai Hawai dicabut tadi malam.

“Tidak tahu siapa yang cabut. Jadi, perintahkan tim sukses cetak ulang kita pasang kembali,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Telkom ancam seret penyebar hoax

Selanjutnya

Barisan Merah Putih Kabupaten Jayapura dibentuk

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe