Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Delapan Pesawat Antariksa Tiongkok ini Akan Jelajahi Mars
  • Senin, 30 Januari 2017 — 17:27
  • 815x views

Delapan Pesawat Antariksa Tiongkok ini Akan Jelajahi Mars

Beijing, Jubi - Tiongkok telah menetapkan delapan nominasi nama bagi pesawat antariksanya, untuk melaksanakan misi ke Mars pada 2020, demikian Badan Antariksa Tiongkok, Senin, (30/1).
ilustrasi pesawat antariksa (CNN Indonesia)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi 

Beijing, Jubi - Tiongkok telah menetapkan delapan nominasi nama bagi pesawat antariksanya, untuk melaksanakan misi ke Mars pada 2020, demikian Badan Antariksa Tiongkok, Senin, (30/1).

Ke delapan nama tersebut adalah Fenghuang (phoenix), Tianwen (astronomi), Huoxing (Mars), Tenglong (Soaring Dragon), Qilin (kylin), Zhuque (rose finch), Zhuimeng (chasing dream), dan Fengxiang (flying phoenix).

Pemerintah Tiongkok,  April lalu mengumumkan rencana pengiriman kendaraan robotik (rover) dan satelit riset (probe) ke Mars pada 2020, pada Agustus 2016 mereka memperlihatkan foto pertama kedua wahana tersebut.

Tiongkok memang tengah memacu program-program luar angkasa mereka, terutama setelah berhasil mendaratkan rover Jade Rabbit ke Bulan pada Desember 2013.

Rencana menjelajahi Mars pun langsung dibahas. Tahun 2020 dipilih sebagai waktu yang tepat untuk misi tersebut.

Jendela untuk meluncurkan pesawat luar angkasa (ke Mars) terbuka setiap 26 bulan. Probe tersebut akan melakukan riset ilmiah mengenai permukaan tanah, lingkungan, atmosfer, dan air di Mars.

Probe dan rover yang akan menjelajahi Mars itu dijadwalkan bakal terbang pada Juli atau Agustus 2020.
Mereka kemudian akan terbang selama tujuh bulan untuk mencapai orbit planet keempat dalam sistem tata surya tersebut.Memiliki bobot 200 kilogram dan enam roda, rover ini  bertenaga empat panel surya. 

Salah satu tantangannya bagaimana mendapatkan tenaga surya yang cukup untuk mendarat di Mars di tengah lingkungan atmosfer penuh gas yang menghalangi sinar Matahari sampai ke permukaan planet itu.

Peneliti Tiongkok berharap bisa menyelesaikan problem tantangan teknis saat pendarat memasuki atmosfer Mars sebelum akhirnya mendarat di permukaan. Tantangan lainnya yaitu komunikasi jarak jauh antara Mars dan Bumi.*

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Begini Reaksi Sudan dan Iran Terkait Pembatasan Masuk AS oleh Trump

Selanjutnya

Dugaan Sisa Batang Nuklir Ditemukan di PLTN Fukushima

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe