TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Masyarakat di Distrik Waan terancam kelaparan
  • Senin, 30 Januari 2017 — 17:20
  • 1160x views

Masyarakat di Distrik Waan terancam kelaparan

“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Merauke memberikan perhatian dengan menyalurkan jatah rastra masyarakat secara rutin,” pintanya.
Masyarakat asli di Pulau Kimaam - Dok. Jubi
Ans K
[email protected]
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Merauke, Jubi – Curah hujan yang tinggi beberapa bulan terakhir ini mengakibatkan masyarakat di beberapa kampung di Distrik Waan, Kabupaten Merauke terancam kelaparan.

Tanaman mereka  berupa umbi-umbian, terendam banjir, sehingga  mengalami kerusakan dan tak dapat dipanen sekaligus dikonsumsi.

Seorang rohaniawan Katolik, Pastor Silvester Tokio ketika ditemui Jubi Jumat (27/1/2017) mengatakan, dirinya baru mengunjungi  umat di beberapa kampung di Distrik Waan. Secara umum, masyarakat sangat sulit mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok, lantaran jauh dari perkotaan serta sulit dijangkau.

Sedangkan sebagian besar tanaman umbi-umbian, mengalami kerusakan dan sudah tak layak dikonsumsi lagi akibat curah hujan yang tinggi dan banjir.

Apalagi, lanjut Pastor Silvester, untuk menjangkau kampung-kampung di Distrik Waan, satu-satunya transportasi adalah jalur laut. Tak ada akses jalan darat yang dapat dilalui.

“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Merauke memberikan perhatian dengan menyalurkan jatah rastra masyarakat secara rutin,” pintanya.

Seorang Tokoh Masyarakat Kimaam, Soter Kamiawi mengakui jika masyarakat di kampung-kampung di Distrik Waan, hanya mengandalkan hidup dari umbi-umbian maupun ikan. Jika jatah beras terlambat dikirim, dipastikan mereka akan mengalami kesulitan.

“Untuk kampung-kampung di Distrik Waan sangat jauh dan transportasi satu-satunya adalah dengan jalur laut. Sehingga akses ke ibukota distrik dan beberapa tempat lain, sangat sulit,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Soal posisi ketua dewan, Fadli Zon minta nama tiga kader gerindra di DPRD Merauke

Selanjutnya

Pemkab Merauke diingatkan perhatikan anak aibon

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Mamta |— Minggu, 10 Juni 2018 WP | 3060x views
Otonomi |— Minggu, 10 Juni 2018 WP | 2923x views
Pilkada Papua |— Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2489x views
Anim Ha |— Selasa, 12 Juni 2018 WP | 2397x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat