TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemkab Jayapura diminta segera atasi luapan danau Sentani
  • Senin, 30 Januari 2017 — 20:37
  • 1087x views

Pemkab Jayapura diminta segera atasi luapan danau Sentani

“Jadi, air yang masuk itu jumlah besar, sementara untuk keluar hanya melalui satu jalur di Jaifuri. Belum lagi sampah dan kotoran yang berdampak kepada pendakalan danau ini. Sehingga pemerintah daerah juga harus serius melihat kondisi yang terjadi,” katanya.
Warga di sekitar Pantai Yahin, Kelurahan Dobonsolo, Sentani sedang menggunakan perahu motor saat air danau Sentani naik – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kepala Suku Kampung Ifar Besar di Sentani, Frans Alberth Joku mengatakan Pemerintah Kabupaten Jayapura segera mencari solusi yang tepat terhadap luapan air danau Sentani.

Menurut dia tiap kali air danau ini naik dan meluap ke pemukiman warga Pemkab memberikan bantuan sosial. Bantuan seperti ini tak mungkin diberikan tiap kali ada bencana.

“Pemerintah harus mencari solusi terbaik bagi masyarakatnya. Tidak mungkin begini terus nanti--tiap ada bencana di pesisir Danau Sentani pemerintah datang dengan bantuan sosial terus,” katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (30/1/2017).

Ia menyebutkan, tiga belas sungai bermuara ke danau seluas 9.360 hektare ini. Debit air sungai-sungai ini meningkat pada musim penghujan hingga menjadikan sampah-sampah tertampung di danau.

“Jadi, air yang masuk itu jumlah besar, sementara untuk keluar hanya melalui satu jalur di Jaifuri. Belum lagi sampah dan kotoran yang berdampak kepada pendakalan danau ini. Sehingga pemerintah daerah juga harus serius melihat kondisi yang terjadi,” katanya.

Ia juga menyinggung soal dampak pembangunan melalui timbunan yang dengan sengaja di buang ke daerah resapan air. Dampaknya daya serap air menjadi sedikit dan terjadi luaan air dalam jumlah besar.

Ketua Forum Kota Sentani, Deniks Felle mengatakan lahan untuk pembangunan di daerah ini makin sempit.

Pembangunan bahkan berdampak pada pengrusakan lingkungan dan habitat secara alami.

“Kota Sentani dulu sangat beda, daerah perbukitan yang sudah mulai diratakan dan tiimbunannya dibuang ke pinggiran danau. Jelas berdampak kepada daerah resapan air yang sudah ada secara alami. Mestinya konsep pembangunan sudah dipikirkan dampak- dampak lingkungan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Soal UNBK, Disdik masih sosialiasi dan pendataan

Selanjutnya

KPU sortir surat suara pilkada Kabupaten Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat