Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Jubir KNPB Sorong mengaku nyaris di culik
  • Minggu, 25 September 2016 — 05:46
  • 461x views

Jubir KNPB Sorong mengaku nyaris di culik

Ia lalu menengok keluar melalui kaca rumahnya dan menyadari orang-orang yang mendatanginya ini menenteng senjata laras panjang. Agustinus menolak bertemu mereka.
Acara pelantikan Ketua KNPB Sorong Raya oleh Ketua Umum KNPB, Victor Yeimo pada tahun2 2015 lalu - Dok. Jubi
Niko MB
Editor : Victor Mambor

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sorong, Jubi - Juru Bicara (Subir) Komite Nasional Papua Barat (KNPB), wilayah Sorong Raya Agustinus Aud nyaris menjadi korban penculikan  oleh sejumlah berpakaian preman yang membawa senjata lengkap.

Kejadian ini terjadi pada Sabtu (24/9/2013) dini hari sekitar pukul 03.00 Waktu Papua di kediaman Agustinus di Kota Sorong. Menurut penuturan Agustinus saat di temui di kediamannya, sekitar 12 orang yang datang pada dini hari tersebut. Mereka datang dan mengetuk pintu rumah dengan kasar kemudian yang lainnya mengetuk kaca jendela. Namun Agustinus yang berada bersama saudaranya di rumah tersebut enggan membuka pintu. Ia kemudian menanyakan apa keperluan 12 orang tersebut sehingga datang ke rumahnya di waktu yang tidal lazim.

“Mereka jawab keluar dulu, kita bicara-bicara,” kata Agustinus.

Ia lalu menengok keluar melalui kaca rumahnya dan menyadari orang-orang yang mendatanginya ini menenteng senjata laras panjang. Agustinus menolak bertemu mereka.

“Saya bilang pada mereka, kalau ingin ngobrol dengan saya, sebaiknya datang siang hari saja. Saya juga billang kalau datang dini hari itu seperti orang yang tidak punya etika saja,” ujar Agustinus.

Menurut Agustinus, salah satu dari dua belas orang ini sempat mengatakan mereka dari institusi keamanan.

Agustinus kemudian menelepon teman-temannya supaya segera datang membantunya. Enam teman Agustinus yang hendak datang ke rumah Agustinus melihat banyak polisi berpakaian preman berjaga di setiap mata jalan menuju ke rumah Agustinus. Sekitar jam 04.00 WIT, enam orang teman Agustinus tiba di rumah Agustinus dan para aparat keamanan tersebut bubar meninggalkan lokasi. Setelah itu, teman-teman Agustinus yang lain terus berdatangan ke rumah Agustinus hingga berjumlah sekitar 25 orang.

“Mereka pergi menggunakan satu mobil Avanza warna hitam dan sepeda motor,” kata Agustinus.

Direktur Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Warinusi yang dimintai tanggapannya menyayangkan teror yang di alami Jubir KNPB Sorong tersebut Menurutnya kasus tersebut harus ditelusuri hingga jelas karena ini merupakan pembungkaman ruang demokrasi di atas tanah papua.

Sementara itu, Kapolres Kota Sorong yang hendak dikonfirmasi Jubi dari Jayapura, belum bisa dihubungi. (*)

loading...

Sebelumnya

Tokoh adat bahas pengelolaan ikan berbasis masyarakat

Selanjutnya

Kemenhub minta benahi infrastruktur jalan di Sorong

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4860x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4273x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4130x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3475x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2921x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe