Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Pilkada Lani Jaya, sistim coblos dan noken jalan sama-sama
  • Rabu, 01 Februari 2017 — 06:28
  • 1159x views

Pilkada Lani Jaya, sistim coblos dan noken jalan sama-sama

“Kalau mau sistim pencoblosan harusnya disosialisasikan dari beberapa bulan yang lalu, ini tinggal menghitung hari baru diberitahu setelah logistik tiba Tiom,” kata Bertus Kogoya kepada Jubi, Rabu (1/2/2017) di Jayapura.
Pilkada sistem noken - Dok. Jubi
Jean Bisay
jean@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Komitmen Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lani Jaya meniadakan sistim noken atau ikat dan hanya menerapkan sistim pencoblosan saat Pilkada serentak 15 Februari mendatang, ditanggapi Bertus Kogoya, ketua koordinator umum tim sukses pasangan calon (Paslon) nomor urut  1, Briur Wenda–Paulus Kogoya, (BRIPAS)

“Kalau mau sistim pencoblosan harusnya disosialisasikan dari beberapa bulan yang lalu, ini tinggal menghitung hari baru diberitahu setelah logistik tiba Tiom,” kata Bertus Kogoya kepada Jubi, Rabu (1/2/2017) di Jayapura.

Masyarakat Lani Jaya lanjutnya, sudah siap memberikan hak suara untuk kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dengan cara sistim noken, bukan sistim coblos. Kendati pada dasarnya hampir sama masyarakat berbaris memberikan hak suaranya kemudian diisi di noken.

“Ketua KPU Lani Jaya jangan cari masalah dan membingungkan rakyat,” ungkapnya.

Mantan wakil bupati Lani Jaya periode sebelumnya ini mengajak seluruh masyarakat Lani Jaya jangan dengar isu-isu mendadak yang membingungkan, tetap tenang, aman dan mengedepankan rasa persaudaraan.

“Mari kita pergi ke TPS pada tanggal 15 Februari, untuk memberikan hak suara siapa yang kita pilih, karena kita sudah tahu kelakuan, karakter, sifat , makan-minum sudah tahu.  Jadi pasti rakyat tidak mungkin memberikan hak suara kepada calon kandidat yang tidak mereka inginkan,  mereka sudah tahu siapa pemimpin mereka besok,” himbaunya.

Secara terpisah Ketua LMA Lani Nias Urinop Kogoya minta kepada KPUD Lani Jaya  untuk menggunakan sistim noken, karena ia melihat  sistim noken ini sama saja, cuma diganti kotak suara.

“Kami melihat pengalaman kemarin, itu bukan langsung diambil alih oleh ketua LMA, Kepala Kampung maupun tokoh-tokoh masyarakat, tetapi sistimnya jelas,” ujarnya.

LMA kata Nias Urinop Kogoya siap membantu KPUD setempat mensukseskan Pilkada, oleh karena itu walaupun menggunakan sistim coblos tetap harus diatur seperti sistim noken.

“Jika pilihannya si A misalnya berbarislah dengan kelompok si A, kemudian hitung berapa banyak yang memilih si A baru coblos di kertas suara sesuai jumlah orang memilih si A. Demikian juga si B yang memilih si B berbaris kemudian dihitung dan dicoblos sesuai dengan jumlah pemilihnya,” terangnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

BPJS Kesehatan Wamena luncurkan aplikasi mobile screening

Selanjutnya

Herman Pabika bantah bantu dana untuk kegiatan Papua Merdeka

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe