TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Terkendala anggaran, empat pasien KPS di RSUD Merauke belum dirujuk
  • Rabu, 01 Februari 2017 — 20:33
  • 1104x views

Terkendala anggaran, empat pasien KPS di RSUD Merauke belum dirujuk

“Menurut pihak RSUD Merauke mereka belum mendapatkan biaya rujukan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tiap tahun dikucurkan dari Pemerintah Provinsi Papua, empat pasien tersebut harus dirujuk karena menderita kanker," ujarnya.
Kartu Papua Sehat (KPS)  - Dok. Jubi
Roy Ratumakin
[email protected]
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Empat pasien pengguna Kartu Papua Sehat (KPS) yang berdomisili di Merauke, Provinsi Papua yang kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke yang akan dirujuk mengalami kendala biaya rujukan.

Hal ini dikatakan Ketua Unit Percepatan Pembangan dan Kesehatan Papua (UP2KP) Regional Animha, Siska Gondro Mahuze saat dihubungi Rabu (1/2/2017).

“Ada laporan dari RSUD Merauke ada empat pasien yang hendak dirujuk namun terkendala biaya, tapi laporan tersebut belum resmi,” katanya.

Untuk itu, ia meminta RSUD Merauke, khususnya bagian penanganan pendataan pasien pengguna Kartu Papua Sehat (KPS) untuk membuat laporan secara resmi, karena mereka yang mengajukan laporan atas empat pasien tersebut.

“Menurut pihak RSUD Merauke mereka belum mendapatkan biaya rujukan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) yang tiap tahun dikucurkan dari Pemerintah Provinsi Papua, empat pasien tersebut harus dirujuk karena menderita kanker," ujarnya.

Dikatakan, untuk anggaran, pihaknya sudah menanyakan ke masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), namun jawabannya anggaran baru bisa dikucurkan pada Maret atau April 2017.

"Kami akan berupaya untuk memfasilitasi keempat pasien yang harus segera dirujuk dengan menyampaikan permasalahan ini kepada Pemerintah Kabupaten Merauke," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Papua dr. Aloysius Giyai mengatakan, UP2KP memang rendah dari segala fasilitas tetapi tinggi dari karya upaya penyelamatan umat manusia, itu yang penting.

“Jangan berkecil hati jika pemerintah kurang mendukung, yang penting modal semangat untuk menyelamatkan rakyat," ujarnya.

Menurut Giyai, terdapat tiga tugas UP2KP bersama pemerintah daerah yakni melakukan inovasi, mengawasi dan mengendalikan dana yang bersumber dari Dinas Kesehatan dan dari pusat yang dikucurkan untuk pembiayaan kesehatan.
UP2KP Regional Animha meliputi Kabupaten Merauke, Kabupaten Mappi, Kabupaten Boven Digoel, dan Kabupaten Asmat. (*)

loading...

Sebelumnya

STTB Papua berharap asrama mahasiswa baru cepat selesai

Selanjutnya

SMAN 4 Jayapura berikan beasiswa kepada lulusan SMP berprestasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat