Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Warga Raja Ampat dilatih lindungi manta
  • Rabu, 01 Februari 2017 — 20:44
  • 1450x views

Warga Raja Ampat dilatih lindungi manta

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Urbinas mengatakan pengembangan wisata manta sedang bertumbuh dan menjadi daya tarik wisata dunia. Maka dari itu, harus dikelola secara profesional.
Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Urbinas ketika memberikan pengarahan saat pelatihan kader manta di Kampung Arborek, Rabu (1/2/2017) – Jubi/Florence Niken 

Florence Niken
gendis2005.soebroto@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Waisai, Jubi – Sembilan orang kader dari empat kampung yang terdiri dari Kampung Arborek, Sawinggray, Kapisawar dan Urkapu, Raja Ampat, Papua Barat dilatih untuk melindungi dan menjaga habitat manta (ikan pari).

Dalam pelatihan yang digelar Rabu (1/2/2017) di ruang pertemuan Balai Kampung Arborek, Distrik Mios Manswar, Raja Ampat ini diberikan aturan-aturan dasar wisata manta yang ramah lingkungan.

Pasalnya banyak wisatawan yang melakukan tindakan yang mengancam populasi manta dengan menyentuh dan mengejarnya.

“Inilah yang mendorong inisiasi bersama Pemerintah Raja Ampat untuk melindungi manta bersama dengan BLUD UPTD, Dinas Pariwisata Raja Ampat, Dinas Kelautan dan Perikanan Raja Ampat, serta stakeholder lainnya, seperti Conservation International, Resort dan club diving. Inisiasi inilah yang menghadirkan kelompok kerja (pokja) manta dengan pos pengawasannya di bulan Februari 2016,” kata Marine Tourism Coordinator dari CI, Mediarty Kasmidi.

Keberadaan pokja manta dengan kader dan pos pengawasan ini merupakan tahap lanjutan dalam penerapan Perda Tentang Larangan Penangkapan Pari Manta di Raja Ampat.

Menurut dia sudah ada aturan yang disusun bersama untuk melindungi populasi hewan laut yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan ini. Oleh sebab itu, diharapkan agar bermanfaat bagi masyarakat dan para wisatawan.

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Urbinas mengatakan pengembangan wisata manta sedang bertumbuh dan menjadi daya tarik wisata dunia. Maka dari itu, harus dikelola secara profesional.

“Perlu ada penetapan dan penerapan standar operasi yang jelas, peraturan yang tegas dan tenaga lapangan yang memiliki skill yang memadai dan mampu menjaga kualitas lingkungan,” katanya.

Manta merupakan ikan yang pintar karena memiliki rasio otak dan ukuran tubuh yang paling besar diantara jenis ikan lainnya. Selain keramahannya, ritual makan mantalah yang menarik perhatian wisatawan untuk diving di spot manta di kabupaten itu. (*)

loading...

Sebelumnya

Relawan datangi Kantor Bupati Raja Ampat, ada apa?

Selanjutnya

Kesulitan biaya, bocah penderita penyakit aneh tak lanjutkan pengobatan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe