Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. 270 Pelajar Norwegia Putus Sekolah Akibat Sindrom Kelelahan Kronis
  • Rabu, 08 Februari 2017 — 13:12
  • 910x views

270 Pelajar Norwegia Putus Sekolah Akibat Sindrom Kelelahan Kronis

Selain kelelahan, gejala lain termasuk nyeri otot, mual, sakit tenggorokan, pusing dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.
Ilustrasi Kelelahan ( Jubi/Newshealth.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Oslo, Jubi - Selama tahun ajaran terakhir, sedikitnya 270 siswa sekolah dasar dan menengah di Norwegia putus sekolah, akibat sindrom kelelahan kronis, atau myalgic encephalomyelitis (ME).

Data statistik Kementerian Layanan Perawatan dan Kesehatan Norwegia, merujuk kasus yang melibatkan orang tua murid, yang menyatakan ME sebagai alasan utama siswa tidak mengikuti kegiatan belajar-mengajar.

Perdana Menteri Norwegia, Erna Solberg telah menyampaikan keprihatinan mendalam, bahwa ratusan siswa dan anak kecil kehilangan peluang pendidikan karena terserang ME.

"Sebagai anggota parlemen, saya bertemu dengan banyak pasien ME," kata Solberg, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi (8/2).

Solberg percaya, ME memengaruhi seluruh keluarga pasien yang rentan dan memiliki berbagai kebutuhan.

Myalgic encephalomyelitis adalah suatu kondisi kronis yang menyebabkan kelelahan terus-menerus yang tidak hilang dengan tidur atau istirahat. Myalgic berarti nyeri otot dan encephalomyelitis berarti peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan penyakit jangka panjang dan cacat, namun banyak penderita, khususnya anak-anak dan orang muda, menunjukkan perbaikan dari waktu ke waktu. Selain kelelahan, gejala lain termasuk nyeri otot, mual, sakit tenggorokan, pusing dan kepekaan terhadap cahaya dan suara.

Secara keseluruhan, ada 1.877 siswa yang absen selama lebih dari tiga bulan selama tahun ajaran lalu. Sebanyak 375 siswa lagi telah didiagnosis menderita penyakit selain ME dan 873 telah didiagnosis menderita penyakit yang tidak diketahui.

Pemerintah akan memberi prioritas tindakan melalui penelitian nasional dan internasional, interaksi erat selama perawatan dan kesempatan yang lebih baik buat perawatan kesehatan.(*)

 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

PBB dan Uni Eropa Kutuk Langkah Israel Terkait Pemukiman di Palestina  

Selanjutnya

Delapan Negara Lawan Trump Soal Anti Aborsi Global

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe