Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Bupati dan Wali kota diminta jaga kekompakan
  • Rabu, 08 Februari 2017 — 14:49
  • 912x views

Bupati dan Wali kota diminta jaga kekompakan

"Saya minta para bupati dalam hal pelaksanaan Pilkada maupun kepentingan politik daerah baik yang calon maupun calon lawan dapat menjaga kekompakan. Kita mau situasi Papua berjalan dengan baik jangan menciptakan situasi yang lebih rumit," kata Lukas Enembe, di Jayapura, Rabu (8/2/2017).
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Dok. Jubi
Alexander Loen
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe mengimbau para bupati dan wakil bupati d wilayahnya menjaga kekompakan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 15 Februari 2017.

"Saya minta para bupati dalam hal pelaksanaan Pilkada maupun kepentingan politik daerah baik yang calon maupun calon lawan dapat menjaga kekompakan. Kita mau situasi Papua berjalan dengan baik jangan menciptakan situasi yang lebih rumit," kata Lukas Enembe, di Jayapura, Rabu (8/2/2017).

Di tahun politik ini, ujar Enembe, semua pihak bertanggungjawab menjaga keamanan dan ketertiban Papua.

Selain Pilkada, Gubernur Enembe juga mempertanyakan hak-hak orang Papua selalu ditolak pemerintah pusat.

"Kenapa pemerintah pusat menolak hak-hak orang Papua seperti partai politik lokal, rekrutmen yang disetujui hanya undang-undang miras," kata Enembe.

Enembe menegaskan Pemerintah Provinsi Papua segera cabut semua izin dan tidak akan ada izin miras di tanah Papua.

"Ini situasi yang tidak bagus. Negara tidak mengakui orang Papua. Negara tidak mengakomodir hak orang Papua, oleh karena itu kita sepakat itu. Setelah Pilkada serentak akan kita lakukan rapat umum seluruh Bupati dalam raker pemerintah daerah," tutupnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Alumni Lemhanas Papua diminta dukung kerja gubernur

Selanjutnya

Tidak ada penunjukan langsung pada kasus MK

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat