PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Jual  noken PNG, Jendri Kayat dapat Rp1 juta sehari
  • Rabu, 08 Februari 2017 — 15:18
  • 504x views

Jual  noken PNG, Jendri Kayat dapat Rp1 juta sehari

“Semua noken yang saya jual ini, dibeli dari negara PNG. Memang ada noken orang asli Papua yang dijual. Hanya saja, stoknya ribu habis. Sehinga saya datangkan dari negara PNG, ukuran kecil, sedang sampai besar,” ungkap dia.
Noken dari PNG yang dijual Jendri Kayat di perbatasan RI- PNG - Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Jendri Kayat mengaku sudah empat tahun menjual noken serta beberapa aksesoris lain di Sota, perbatasan Negara Republik Indonesia dan Papua Nugini (PNG). Dalam sehari, pendapatan  diperoleh bisa mencapai Rp1 juta.

Hal itu disampaikan Jendri kepada Jubi Rabu (8/2/2017). Menurutnya, noken atau tas yang dijual itu, berukuran kecil maupun besar dilengkapi aksesorisnya berupa bulu Kasuari serta bulu burung Mambruk.

“Semua noken yang saya jual ini, dibeli dari negara PNG. Memang ada noken orang asli Papua yang dijual. Hanya saja, stoknya ribu habis. Sehinga saya datangkan dari negara PNG, ukuran kecil, sedang sampai besar,” ungkap dia.

Untuk harganya, jelas dia, bervariasi mulai dari Rp25 ribu sampai Rp50 ribu. Umumnya pembelinya adalah  pengunjung dari Jawa maupun daerah lain. Itu sebagai cinderamata bagi mereka.

“Kalau ramai pengunjung, sehari saya dapat sampai Rp1 juta. Tetapi datang sepi,  pendapatan hanya Rp200 ribu. Tetapi tetap disyukuri karena berkat Tuhan,” kata pria kelahiran Manado itu.

Selain menjual noken, ia juga menjual minyak kayu putih khas buatan orang Marind. Harganya antara Rp50-Rp100 ribu.

“Saya betah tinggal di perbatasan Sota, karena setiap hari pasti ada saja yang datang berkunjung dan membeli berbagai aksesoris lokal disini untuk dibawa sebagai cinderamata,” tuturnya.

Kepala Distrik Sota, Mike Walinaulik mengatakan ada beberapa orang membuka tempat jualan tepatnya di sekitar pintu masuk perbatasan RI-PNG. Mereka menjual noken serta beberapa aksesoris lain.

“Pendapatan mereka tak menentu, lantaran yang datang di perbatasan Sota, jumlahnya bervariasi. Kalau hari libur banyak orang, namun kalau hari biasa, tak terlalu banyak pengunjung,” katanya. (*)

Sebelumnya

Masyarakat terancam kelaparan Pemkab Merauke diminta segera bertidak

Selanjutnya

Selain jaga keamanan, Kapolsek Sota juga bercocok tanam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua