Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Meepago
  3. Pemkab Paniai apresiasi Muspasme
  • Rabu, 08 Februari 2017 — 15:40
  • 1536x views

Pemkab Paniai apresiasi Muspasme

“Pembinaan-pembinaan iman di agama lain juga kita harus laksanakan bersama. Karena ini semua bisa terarah dan terbina apabila semua kelompok menanggung bersama. Jenis-jenis pembinaan yang akan disampaikn oleh pemateri harus didengar dan perhatikan. Semua peserta kegiatan ini harus terima dengan aman,” katanya.
Vikaris Jenderal Keuskupan Timika, Pater Marthen Kuayo, Pr ketika mengambil persembahan dari umat pada misa pembukaan Muspasmee V di Madi, Selasa (7/2/2017) – Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Paniai, Jubi – Pemerintah Kabupaten Paniai mengapresiasi pelaksanaan dan perkembangan musyawarah pastoral (muspas) pertama hingga keempat Gereja Katolik Dekenat Paniai (Mee), Keuskupan Timika.

Pasalnya sejak muspas pertama hingga keempat umat Katolik suku Mee dan Migani di masing-masing Komunitas Basis Gerejani (KBG) dapat memetik hasilnya. Kini sudah ada rumah adat (Emaawa) sebagai bentuk persekutuan umat di basis terkecil. Selain itu, koperasi di masing-masing KBG juga dibentuk pasca digelarnya muspas.

Sementara di bidang pendidikan, sudah dibangun STK Touye Papua milik umat Katolik Dekenat Paniai di Waghete, Deiyai.

“Muspasmee ini juga pasti akan menemukan solusi dari aspek kesehatan. Kami dari Pemerintah sangat mengapresiasi. Kegiatan demikian kami rasa sangat membantu pemerintah daerah, karena Gereja Katolik juga membina dan mengarahkan aspek iman, terutama bidang keagamaan,” kata Wakil Bupati Paniai, Yohanes You dalam sambutannya pada Misa Pembukaan Muspasmee V di Madi, Selasa (7/2/2017).

Ia melanjutkan, perlu adanya kerja sama gereja (umat) dan pemerintah untuk membangun daerahnya.

“Pembinaan-pembinaan iman di agama lain juga kita harus laksanakan bersama. Karena ini semua bisa terarah dan terbina apabila semua kelompok menanggung bersama. Jenis-jenis pembinaan yang akan disampaikn oleh pemateri harus didengar dan perhatikan. Semua peserta kegiatan ini harus terima dengan aman,” katanya.

Pastor Paroki Salib Suci Madi, Pater Andreas Peni, Pr, Rabu (8/2/2017), mengatakan Muspas merupakan wadah bagi umat untuk berkumpul, memikirkan dan membicarakan persoalan-persoalan pastoral.

Persoalan pastoral tersebut menyangkut pewartaan, pendidikan, ekonomi, sosial, politik, budaya dan kesehatan.

“Masalah pastoral tidak terbatas hanya pada segi pewartaan, tetapi semua segi kehidupan,” kata Pater Andreas.

Menurut dia, yang menjadi persoalan dalam pastoral justru hal-hal bersifat praktis, bukan teori dengan berkoar-koar di mimbar. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Mama-mama Pasar Enarotali tagih janji Pemda Paniai bangun Pasar tradisional

Selanjutnya

Pemkab Paniai biayai 46 mahasiswa kedokteran

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua