Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Pemkab Jayawijaya diminta tinjau kembali jalan di Pelebaga
  • Kamis, 09 Februari 2017 — 18:13
  • 1358x views

Pemkab Jayawijaya diminta tinjau kembali jalan di Pelebaga

“Pak Wakil Bupati Jhon Ricard Banua saat bagi raskin di Pelebaga tahun 2016 menyampaikan jalan itu dananya Rp 9 miliar. Baru dia juga janji jalan akan sekaligus ditimbun dan pengaspalan, tapi itu tidak jadi sampai 2017 ini,” katanya.
Domi Mecky Meaga bersama sejumlah masyarakat Distrik Pelebaga usai memberikan keterangan pers di Wamena – Jubi/Wesai
Wesai H
ronny@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya diminta segera meninjau kembali sejumlah proyek jalan di Distrik Pelebaga yang bersumber dari anggaran tahun 2016 sebesar Rp 9 miliar.

“Jalan yang kami maksud itu jalan penghubung Batalyon ke Distrik Pelebaga dan Pelebaga ke Kampung Landia dan Sunil. Itu kami nilai kerja tidak sesuai dengan anggaran yang dialokasikan. Jadi, kami minta pihak terkait turun , lihat,” kata Domi Mecky Meaga, perwakilan warga Distrik Pelebaga ketika ditemui Jubi di Wamena, Kamis (9/2/2017).

Menurut dia, jalan itu direncanakan rampung tahun ini sesuai dengan anggaran yang disediakan.

“Pak Wakil Bupati Jhon Ricard Banua saat bagi raskin di Pelebaga tahun 2016 menyampaikan jalan itu dananya Rp 9 miliar. Baru dia juga janji jalan akan sekaligus ditimbun dan pengaspalan, tapi itu tidak jadi sampai 2017 ini,” katanya.

Pihaknya juga meminta Komisi A DPRD Jayawijaya yang membidangi pembangunan, BPK RI dan KPK untuk melihat kondisi riil jalan tersebut.

“Karena laporan yang dibuat bisa saja direkayasa. Jangan terima laporan dari pimpro saja,” katanya.

Menurut Mecky, masyarakat distrik ini menolak kedatangan wakil bupati yang dijadwalkan, Sabtu (11/2/2017), untuk melakukan pengucapan syukur atas pembangunan jalan tersebut.

“Pemerintah Jayawijaya selama ini, pembangunan fisik dan non fisik tidak pernah lakukan pengucapan syukur, lalu Jalan Pelebaga kecil ini adakan ucapan syukur. Ini tidak benar,” katanya.

Tokoh masyarakat adat setempat, Oserogo Elopere mengatakan, tidak ada pemberitahuan kepada pihaknya terkait kedatangan orang nomor dua di kabupaten itu.

“Kami dan masyarakat, toko adat tidak tahu, jangan datang! Jangan paksakan kehendak tanpa pemberitahuan ke kami karena kami tidak setuju. Kami akan palang,” kata Oserogo dalam bahasa Baliem. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

PLN yakin tahun ini Papua dan Papua Barat akan disuplai 315 MW listrik

Selanjutnya

Jalan lingkar Pantura Jayapura siap digunakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe