Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Perempuan dan Anak
  3. Kampung Yoka serius menggarap Kampung Layak Anak
  • Jumat, 10 Februari 2017 — 13:09
  • 4216x views

Kampung Yoka serius menggarap Kampung Layak Anak

Baliho Kampung Layak Anak di Yoka -Jubi/ Benny Mawel
Baliho Kampung Layak Anak di Yoka -Jubi/ Benny Mawel
Benny Mawel
Editor : Syofiardi
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Sejak Maret 2016, Kampung Yoka di Kota Jayapura menjadi kampung percontohan layak anak. Kampung layak anak demi menjelamatkan dan membangun generasi emas Papua.

“Masa depan anak kita harus siapkan, kalau dia sukses, orang akan cari tahu dan bicara kampung, nama kampung akan disebut,” ungkap Adriana Membri, ketua Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kampung Yoka kepada Jubi di Yoka, Kamis (9/02/2017).

Pembentukan kampung layak anak, katanya, lebih pada upaya membangun kesadaran kepada orang tua. Orang tua diberitahu bagaimana harus mendidik anak tanpa kekerasan fisik maupun non fisik supaya anak tumbuh dan besar tanpa ada tekanan dan trauma psikologi.

Aktivis anak dan perempuan, Dince Naomo Membri yang juga bendahara PATBM mengatakan, kampung layak anak mulai disosilisasikan kepada masyarakat. Sosialisasi melalui pemasagan baliho, memberikan pemahaman kepada keluarga-keluarga pada kesempatan doa-doa keluarga, dan pertemuan resmi yang diselanggarakan aktvis kampung.

Menurutnya respon masyarakatnya sangat positif. Masyarakat mulai memberitahukan kasus-kasus kekerasan terhadap anak ke aktivis kampung. Aktvis mendatangi dan menyelesaikannya di para-para adat atau secara pribadi.

“Kita temukan lima kasus sepanjang 2016, kita bantu menyelesaikan dan membantu proses pembinaan anak selanjutnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, aktivis kampung berjumlah sepuuh orang, tetapi semuanya tidak kerja maksimal sehingga tidak semua keluarga di Kampung Yoka terjangkau. Tim hanya menjangkau ke beberapa keluarga.

“Tetapi kami tiga atau empat orang masih kerja dengan meminjam ruang kerja kantor kampung karena belum ada gedung khusus, kegiatan yang padat tahun ini,” ujarnya.

Kepala Kampung Yoka, Antonius Meberi memberikan perhatian serius kepada tim ini. Ia menyediakan gedung dan ruangan kampung untuk kegiatan tim.

“Kami menyediakan rungan karena ini masalah menyelamatkan generasi kampung Yoka, kita tidak bisa membiarkan generasi kampung ini,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Gubernur Papua segera usulkan nama penjabat Mappi

Selanjutnya

Puskesmas Sinak terima mobil operasional layani kampung-kampung

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe