Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Bank Indonesia telah musnahkan uang lusuh Rp124,9 miliar
  • Jumat, 10 Februari 2017 — 13:22
  • 739x views

Bank Indonesia telah musnahkan uang lusuh Rp124,9 miliar

“Bank Indonesia satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah, serta mencabut, menarik, dan memusnahkan uang dari peredaran,” katanya kepada Jubi saat dihubungi Kamis (9/2/2017).
Peserta sosialisasi uang baru Bank Indonesia menerawang keaslian uang desain baru – Jubi/ Sindung Sukoco
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Joko Supratikto mengatakan Perwakilan BI Papua telah memusnahkan uang tak layak edar (UTLE) dan lusuh pada Januari lalu sebanyak Rp124,9 miliar.

“Bank Indonesia satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah, serta mencabut, menarik, dan memusnahkan uang dari peredaran,” katanya kepada Jubi saat dihubungi Kamis (9/2/2017).

Terkait peran BI dalam mengeluarkan dan mengedarkan uang, kata Joko, lembaganya senantiasa berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat. Baik dalam nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan dalam kondisi yang layak edar (clean money policy).

“Bank Indonesia juga berkewajiban untuk menjaga uang rupiah yang beredar di masyarakat agar tetap dalam kondisi layak edar sehingga menimbulkan kebanggaan bagi masyarakat dalam memegang uang rupiah,” ungkapnya.

Pemusnahan tersebut, lanjut Joko, dilakukan untuk penerapan clean money police atau biasa diartikan sebagai lembaga yang melakukan pengedaran uang, kelancaran sistem pembayaran dengan terjaganya jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat dan dalam kondisi yang layak edar.

"Kami selalu berupaya untuk mempermudah masyarakat agar bisa menukarkan uangnya dengan mudah agar kami juga bisa mengontrol peredaran UTLE itu,” jelasnya.

Joko menjelaskan uang yang masuk ke Bank Indonesia selanjutnya diolah dan disortasi. Uang yang Layak Edar (ULE) akan diedarkan kembali ke perbankan dan masyarakat. Sedangkan Uang yang Tidak Layak Edar (UTLE) akan dimusnahkan oleh Bank Indonesia dengan cara diracik.

Muhtadin, seorang warga mengaku tak nyaman jika mendapatkan uang yang tak layak edar seperti lecek, kumal, dan banyak coretan sebagai alat pembayaran.

“Ini sering saya dapat dari orang yang berbelanja, kalau nggak diterima bagaimana mereka bisa bayar, saya harap bank selalu berikan uang yang baik,” ujarnya.(*)

Sebelumnya

Harga pinang anjlok karena dibanjiri pasokan luar

Selanjutnya

BEI catat jumlah investor di Papua 2.335 orang

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe