Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Advertorial
  3. Derasnya dukungan kepada YaZa, Paslon ini jadi sasaran black campaign
  • Sabtu, 11 Februari 2017 — 08:16
  • 1580x views

Derasnya dukungan kepada YaZa, Paslon ini jadi sasaran black campaign

"Kini memang banyak yang gerah dan gelisah. Galau melihat dukungan yang mengalir terus dari Masyarakat Kabupaten Jayapura atas pencalonan saya sebagai Bupati Kabupaten Jayapura sehingga berbagai cara dilakukan untuk menjatuhkan saya, termasuk tuduhan korupsi," katanya.
Calon Bupati Jayapura, Yanni Bersama Para Pendukungnya - IST
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Kian derasnya dukungan kepada pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Jayapura, Yanni-Zadrak Afasedanya (YaZa) membuat pihak bersebarang berupaya menjatuhkan pasangan ini. Apalagi presentase hasil survei menyebut pasangan YaZa menembus perolehan 53,8 persen.

Ini semakin menguatkan dugaan ada pihak yang berupaya menjegal pasangan YaZa memenangkan Pilkada, 15 Februari 2017. Salah satu strateginya terkait pembangunan mess DPR Papua di Jalan Percetakan.

"Menanggapi pemberitaan media mengenai pernyataan saudara Jhon Mandibo di salah satu koran lokal, 9 Februari 2017, saya sampaikan apa yang dituduhkan kepada saya adalah fitnah murahan. Apalagi jika dikaitkan dengan posisi saya sebagai Wakil Ketua Komisi A saat itu. Ini menunjukan saudara Jhon Mandibo tidak paham tupoksi kerja DPR Papua," kata Yanni, Jumat petang (10/2/2017).

Katanya, mana ada Komisi A DPR Papua mengurusi proyek seperti Mess DPR Papua. Ia mengingatkan, ketika akan berkomentar jangan asal bunyi. Harus punya bukti. Apalagi dalam konteks hukum. Apa yang dikomentari tersebut dinilai fitnah. Termasuk pencemaran nama baik karena sudah menyebut nama tanpa dasar dan bukti yang bisa dipertanggung jawabkan secara hukum.

"Terhadap hal ini saya akan mengambil langkah hukum. Melaporkan yang bersangkutan ke kepolisian. Saya minta aparat penegak hukum memproses dengan seadil-adilnya. Tuduhan saudara Jhon Mandibo terhadap saya sangat bernuansa politis dan ini terkait dengan pencalonan saya sebagai Bupati Jayapura. Ini bentuk kampanye hitam," ujarnya.

Namun Ketua DPD Gerindra Papua yakin dan percaya masyarakat kini sudah sangat cerdas. Tidak bisa dibohongi dengan informasi yang bersifat fitnah dan bertujuan hanya menjatuhkan orang lain.

"Kini memang banyak yang gerah dan gelisah. Galau melihat dukungan yang  mengalir terus dari Masyarakat Kabupaten Jayapura atas pencalonan saya sebagai Bupati Kabupaten Jayapura sehingga berbagai cara dilakukan untuk menjatuhkan saya, termasuk tuduhan korupsi," katanya.

Kepada pihak-pihak yang ikut dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Jayapura, Yanni meminta agar menjunjung tinggi sportivitas berdemokrasi. Biarlah rakyat yang memilih, karena kedaulatan ada ditangan rakyat. Rakyat yang menentukan siapa pimpinannya. Jangan membodohi rakyat dengan berita bohong dan fitnah karena itu semua tidak ada gunanya.

"Kalau sudara Jhon Mandibo mengaku tokoh adat, harusnya mengawal kasus jalan Kemiri-Depapre yang kini ditangani KPK dan merugikan negara Rp42 miliar agar dibuka secara terang benderang, karena kasus ini ada di wilayah Kabupaten Jayapura dan sangat merugikan masyarakat. Bukan justru menutupi dengan cara memfitnah saya dengan masalah Mess DPR Papua. Ini yang aneh," imbuhnya.

Namun Yanni optimis, masyarakat pasti tahu apa maksud mengalihkan issu tersebut, menjelang beberapa hari menuju 15 Februari 2017. Berbagai modus black campaign bisa saja bermunculan seperti berita fitnah di media sosiak, selebaran-selebaran dan lain-lain.

"Saya harap semua masyarakat, simpatisan pendukung YANNI-ZADRAK tidak terpengaruh, apalagi percaya, sebab ini adalah kemenangan kita semua untuk Perubahan Kabupaten Jayapura yang lebih baik," katanya.

Ia juga meminta kepada Panwas Kabupaten Jayapura memproses masalah ini secara profesional. Ini bukan hanya fitnah tapi termasuk black campaign.

"Terima kasih saya yang tulus kepada semua Pihak yang telah ikut mengambil bagian penting dari perjuangan Pilkada Kabupaten Jayapura," ucapnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kampanye akbar Usman-Dimus "Manis", Lautan manusia banjiri Karubaga

Selanjutnya

Pengukuhan Tim Relawan, tujuh suku besar Yahukimo jadi relawan Ones Pahabol

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua