Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemprov Papua launching SMK YPK Lachairoi Papua
  • Sabtu, 11 Februari 2017 — 08:33
  • 829x views

Pemprov Papua launching SMK YPK Lachairoi Papua

“Ada beban moril yang menjadi tanggung jawab kita kepada YPK. YPK banyak berbuat untuk Papua. Ini menjadi beban moril bagaimana bersama-sama mendorong YPK kedepan agar lebih baik dari kini,” kata Doren.
Asisten I Setda Papua, Doren Wakerwa Ketika Menggunting Pita pada Launching SMK YPK Lachairoi Papua – Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua diwakili Asisten I Setda Provinsi Papua, Doren Wakerwa me-launching SMK Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Lachairoi Papua di kompleks Diaspora, Kotaraja Dalam, Abepura, Kota Jayapura, Jumat (10/2/2017).

Launching lokasi ini akan dijadikan kompleks sekolah percontohan YPK itu merupakan rangkaian peringatan HUT ke-55 YPK tanggal 8 Maret 2017.  

Menurutnya Pemprov Papua merespons positif langkah Badan Pengurus (BP) YPK Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua dalam menggagas berdirinya sekolah tersebut.

“Ada beban moril yang menjadi tanggung jawab kita kepada YPK. YPK banyak berbuat untuk Papua. Ini menjadi beban moril bagaimana bersama-sama mendorong YPK kedepan agar lebih baik dari kini,” kata Doren.

Katanya, YPK berjasa dalam dunia pendidikan Papua. Didikannya dipakai di seluruh pelosok tanah Papua.

“Kami ada di sini. Kami ini hasil didikan YPK. YPK harus bangkit. Alumni YKP menjadi agen pembangunan di tanah Papua. Sejak puluhan tahun YPK sudah bekerja di tanah Papua,” ujarnya.

Ketua BP YPK GKI di Tanah Papua, Nomensen Mambraku mengatakan, di Kota Jayapura, YPK telah memiliki dua SMK, yaitu SMK Paulus Dok V dan SMK Sion Kotaraja Dalam. Namun terbatasnya ruang belajar menyebabkan proses belajar mengajar tak maksimal.

“Kami sudah diberikan gedung untuk SD oleh Pemkot beberapa waktu lalu, karena dihibahkan bisa dikelola secara mandiri. Kami arahkan untuk penggunaan gedung SMK YPK Lachairoi Papua dan mengakodir SMK Sion dan SMK Paulus. Jadi, tidak ada lagi SMK Paulus dan Sion,” kata Nomensen.

Tujuh ruangan yang ada di SMK YPK Lachairoi dinilai cukup untuk menampung siswa. Kurikulum 2013 mewajibkan satu ruang itu maksimal 25 orang, kini ada tujuh ruang dan cukup untuk tahap pertama. Jumlah gurunya bahkan sebanyak 28 orang. 

“Sebanyak 13 guru dari SMK Sion dan 15 guru dari SMK Paulus. Jurusannya semantara ini teknik komputer dan jaringan, sekretaris dan akuntan. Kedepan kami upayakan agar ada pertambangan,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Masyarakat Keerom melawan “badai kepunahan”

Selanjutnya

Polisi jangan intervensi proses pemilihan di TPS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua