Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kata gubernur Papua "perang", Legislator: Harus diluruskan
  • Minggu, 12 Februari 2017 — 14:07
  • 1196x views

Kata gubernur Papua "perang", Legislator: Harus diluruskan

"Jakarta jangan terlalu percaya isu-isu. Apalagi kini masa tahun politik. Itukan sama saja pembunuhan karakter. Kalau ada sesuatu, selidiki dulu. Jangan hanya saling curiga. Lapor melapor," katanya.
Kantor DPR Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Natan Pahabol merasa Gubernur Papua, Lukas Enembe perlu meluruskan makna kata "perang" yang disampaikan di hadapan para ASN di lingkungan Pemprov Papua ketika apel awal tahun, pekan lalu.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu khawatir, jika makna kata "perang" tersebut tak diluruskan, akan menimbulkan banyak persepsi.

"Kami harap pernyataan seperti itu diperjelas. Perlu diklarifikasi. Beliau bicara dalam konteks apa. Ini agar orang lain jangan membesar-besarkan itu. Salah menafsirkan," kata Natan Pahabol pekan lalu.

Pernyataan Gubernur Enembe sebenarnya bisa saja ditujukan kepada para pemangku kepentingan di pusat atau kepada kelompok di Papua yang selama ini berupaya menjatuhkan Lukas Enembe. Padahal kata Natan, Enembe sudah berkerja luar biasa.

"Bisa juga perang dalam hal ini karena Jakarta seakan sudah tidak percaya. Padahal beliau perpanjangan tangan pemerintah pusat. Tapi saya harap konteks itu jangan dilihat langsung dalam sisi negatif," ujarnya.

Para stake holder di Jakarta juga diingatkan tak percaya begitu saja setiap ada laporan terkait Papua. Terutama yang menyangkut Pemerintah Provinsi Papua. Tak menutup kemungkinan, laporan negatif terkait Gubernur Papua sengaja disampikan pihak-pihak yang berseberangan dengan Enembe.

"Jakarta jangan terlalu percaya isu-isu. Apalagi kini masa tahun politik. Itukan sama saja pembunuhan karakter. Kalau ada sesuatu, selidiki dulu. Jangan hanya saling curiga. Lapor melapor," katanya.

Awal pekan lalu, ketika memimpin apel, di hadapan ASN, Gubernur Lukas Enembe menyatakan jika penetapan Kepala Dinas PU Papua, Mikael Kambuaya murni untuk penegakan hukum, biarlah proses berjalan semestinya. Namun kalau ada ditunggangi kepentingan politik, ia siap "perang".

"Saya ini kepala suku. Kita bisa perang di sini. Saya suruh perang bisa. Kalau muatannya untuk kepentingan Pilkada, berarti kita disuruh perang dan bikin kacau Papua. Kalau murni penegakan hukum, kita harap proses hukum berjalan semestinya. Kalau kepentingan politik, saya katakan kita akan perang," kata Enembe kala itu. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Ini mereka yang bergeliat dalam bursa calon Gubernur Papua 2018

Selanjutnya

Dana PON dan pembangunan gedung negara dipertanyakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe