Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Tiga roket hantam zona hijau di Baghdad
  • Minggu, 12 Februari 2017 — 14:11
  • 1205x views

Tiga roket hantam zona hijau di Baghdad

Roket itu diduga ditembakkan dari Jalan Palestina dan Permukiman Baladiyat di bagian timur Baghdad --keduanya adalah kubu pengikut ulama Syiah yang berpengaruh Moqtada As-Sadr
Pemprotes berunjuk rasa di Zona Hijau Baghdad ( Jubi/Republika.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Baghdad, Jubi - Tiga roket Katyusha mendarat di Zona Hijau Baghdad pada Sabtu malam (11/2), beberapa jam setelah bentrokan sengit antara demonstran dan pasukan keamanan.Empat pemrotes dan satu anggota pasukan keamanan tewas.

Roket itu diduga ditembakkan dari Jalan Palestina dan Permukiman Baladiyat di bagian timur Baghdad --keduanya adalah kubu pengikut ulama Syiah yang berpengaruh Moqtada As-Sadr, kata satu sumber Kementerian Dalam Negeri Irak kepada Xinhua.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat ledakan itu, yang menampung beberapa kantor pemerintah dan kedutaan besar asing.

Zona Hijau yang dijaga ketat, sering jadi sasaran serangan roket dan mortir oleh gerilyawan. Zona seluas 10 kilometer persegi itu berada di tepi barat Sungai Tigris, yang membelah Ibu Kota Irak.

Serangan itu dilancarkan setelah bentrokan sengit meletus di pusat kota Baghdad pada sore hari, ketika ribuan pengikut As-Sadr, melintasi Jembatan Al-Jamhouriyah ke tepi barat Sungai Tigris.

Pemrotes berpawai ke gerbang Zona Hijau, sehingga menyulut bentrokan dengan pasukan keamanan, yang menembakkan gas air mata dan peluru aktif ke udara.

Kata Gubernur Baghdad Ali At-Tamimi, bentrokan itu terjadi akibat terbunuhnya empat pemrotes dan cederanya 320 orang lagi, 79 di antara mereka menderita luka tembak.

Di sisi lain, satu pernyataan dari Komando Operasi Baghdad (BOC) mengatakan seorang anggota pasukan keamanan tewas dan tujuh lagi cedera akibat bentrokan.

Pemrotes menuntut perubahan dalam Komisi Tinggi Pemilihan Umum Independen (IHEC), yang merekaa tuding di bawah pengaruh partai yang memerintah.

Mereka juga menuntut pembaruan menyeluruh dalam proses politik guna memerangi korupsi.

Perdana Menteri Irak Haider Al-Abadi memerintahkan penyelidikan atas korban jiwa. Ia berjanji akan menghukum mereka yang bertanggung-jawab atas peristiwa itu. (*)
 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

loading...

#

Sebelumnya

Tentara Cina pulang kampung setelah 54 tahun terjebak di India

Selanjutnya

830 Anggota Partai Pekerja Kurdistan ditangkap di Turki

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe