Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Saireri
  3. Wakil Ketua Komisi I DPR RI kunjungi areal tambang Musairo
  • Minggu, 12 Februari 2017 — 20:01
  • 1015x views

Wakil Ketua Komisi I DPR RI kunjungi areal tambang Musairo

“Saya punya keyakinan, Panglima TNI memiliki kebijaksanaan yang tentu akan menegur bawahannya yang mungkin selama ini tidak menaati komando,” lanjutnya.
Wakil Ketua Komisi I bidang pertahanan dan keamanan ketika berdialog dengan masyarakat adat pemiliki areal pertambangan emas Musaori Nabire, Sabtu (11/2/2017) – Jubi/Titus
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Nabire, Jubi – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Hanafi Rais berjanji akan menyampaikan permasalahan masyarakat Kampung Nifasi mengenai konflik pertambangan antara PT. Kristalin dan PT.TAP yang melibatkan oknum TNI.

“Saya duga kemungkinan Panglima tidak mengetahui hal ini secara detail di lapangan, sehingga informasi ini akan saya sampaikan secara langsung kepada Panglima TNI,” ujar wakil ketua Komisi I DPR RI yang bermitra dengan Panglima TNI dan kementerian Pertahanan di Nabire, Sabtu (11/2/2017).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan  persoalan daerah seharusnya diseselaikan oleh daerah.  Namun karena persoalan ini merupakan isu Nasional, pihaknya akan membantu mencarisolusinya bersama.

“Saya punya keyakinan, Panglima TNI memiliki kebijaksanaan yang tentu akan menegur bawahannya yang mungkin selama ini tidak menaati komando,” lanjutnya.

Hanafi Rais mengatakan kehadirannya di kampung Nifasi dan areal tambang Musairo menindaklanjuti laporan masyarakat Nifasi ke DPR RI khususnya Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) beberapa bulan lalu.

Kami akan mengingatkan pihak terkait dalam hal ini TNI, untuk betul – betul menjaga kerukunan, kedamaian dan kesejahteraan serta kemakmuran warga Nifasi.

memang tiga bulan lalu memang TNI sudah di tarik dari areal tambang tersebut, namun tampaknya sudah mulai kumat lagi.

mungkin ada oknum – oknum di bawahnya yang diduga masig berperan sehingga saya akan berkomuni kasih langsung dengan Pimpinan TNI sebagai mitra kami.

Tugas kami adalah pengawasan, sebagai mitra kerja dari pemerintah, TNI atau Polri. Jadi apabila TNI/POLRI yang tidak berjalan fungsinya sesuai dengan undang – undang, kami akan ingatkan. Patokan kami yaitu Undang Undang. Dan tugas pokok TNI itu adalah Operasi militer dan operasi selain perang,” tegasnya.

Menurutnya, keseluruhan tugas operasi TNI dinyatakan  di dalam Undang – undang dan justru harus melindungi warga Negaranya.

“Kalau ada mengurusi hal – hal diluar pertahanan keamanan maka harus dikembalikan ke tempat semula,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, seorang warga Nifasi, Maurist Money mengatakan seharusnya TNI adalah pelindung rakyat, tetapi kenapa warganya merasa terancam dengan kehadiran oknum TNI.

“Kalau memang mau bekerja sebagai swasta sebaiknya jangan menjadi aparat, biar bebas berbisnis, jangan menciptakan konflik di antara kami masyarakat sendiri. Kami ini juga bagian dari warga Negara,” tuturnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

YPP gelar pengobatan gratis bagi warga Nabire

Selanjutnya

Masyarakat Nifasi adukan konflik pertambangan pada anggota Wakil Ketua Komisi I DPR RI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe