Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Tokoh agama Islam sesalkan perjudian di pasar malam
  • Minggu, 12 Februari 2017 — 20:36
  • 919x views

Tokoh agama Islam sesalkan perjudian di pasar malam

“Dampak dari perjudian, sangat besar terutama dalam kehidupan keluarga. Ketika orang kalah judi, saat pulang ke rumah, sudah pasti melakukan hal-hal kurang berkenan. Selain itu, ketika tak ada uang lagi, bisa mencuri atau menjambret,” katanya.
Arena pasar malam yang telah berubah menjadi perjudian di sekkitar daerah Seringgu, Merauke - Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Merauke, Jubi - Seorang Tokoh Agama Islam di Kabupaten Merauke, H. Abdul Kadir Arif mengungkapkan kekesalannya dengan adanya pasar malam di seputaran daerah Seringgu yang telah beraroma unsur perjudian.  

“Khusus di agama Islam, judi dilarang keras atau diharamkan sejak dulu. Sehingga begitu mendengar informasi jika di dalam area pasar malam telah ada perjudian, saya minta harus ditutup. Tidak boleh dibiarkan, karena akan mengundang banyak permasalahan dikemudian hari,” pinta Abdul kepada Jubi Sabtu (11/2/2017).

Diakui jika telah mendengar arena pasar malam, telah berubah menjadi tempat perjudian.

“Dampak dari perjudian, sangat besar terutama dalam kehidupan keluarga. Ketika orang kalah judi, saat pulang ke rumah, sudah pasti melakukan hal-hal kurang berkenan. Selain itu, ketika tak ada uang lagi,  bisa mencuri atau menjambret,” katanya.

Sebagai tokoh agama, lanjut dia, pihaknya berkewajiban menyampaikan kepada semua orang agar tidak terjebak dalam perjudian. Lebih baik pemerintah maupun aparat keamanan mengambil langkah tegas menutup lokasi dimaksud.

“Jika di negara lain seperti Thailand melegalkan perjudian. Kalau kita bangsa Indonesia tak dilegalkan. Olehnya, harus dibasmi dan tak boleh dibiarkan, karena merupakan salah satu penyakit sosial,” tegasnya.

Sebelumnya, Tokoh Agama Katolik, Pastor Anselmus Amo, MSC mendesak kepada Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin menutup pasar malam, karena ternyata di dalamnya, telah ada unsur permainan judi.

“Saya kira  Kapolres Merauke tidak boleh tinggal diam. Jika tak bisa mengambil langkah tegas dengan menutup perjudian, maka sebaiknya  segera ‘angkat kaki’ atau pindah. Karena dengan perjudian yang dilakukan, memunculkan berbagai persoalan baru,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Tunjangan tak diterima, kepsek SDN Wetau pasrah

Selanjutnya

Kepolisian diminta periksa penanggungjawab pasar malam

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua