PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. KAPP serahkan LPJ dana hibah
  • Minggu, 12 Februari 2017 — 20:42
  • 654x views

KAPP serahkan LPJ dana hibah

"Kami datang menyampaikan LPJ ini sebagai bentuk pertanggungawaban kami terhadap penggunaan dana hibah yang kami terima di 2016," kata Mery kepada wartawan, di Jayapura, Minggu (12/2/2017).
Ketua Umum KAPP Mery Kostavina Yoweni saat menyerahkan LPJ Dana Hibah ke pemerintah provinsi Papua - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) telah menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana hibah tahun anggaran 2016 ke Pemerintah Provinsi Papua.

Ketua Umum KAPP Mery Kostavina Yoweni menjelaskan, total anggaran yang dihibahkan kepada pihaknya sebesar Rp5 miliar untuk organisasi dan Rp20 miliar yang disalurkan kepada seluruh pengusaha asli Papua yang transfer melalui 278 rekening.

"Kami datang menyampaikan LPJ ini sebagai bentuk pertanggungawaban kami terhadap penggunaan dana hibah yang kami terima di 2016," kata Mery kepada wartawan, di Jayapura, Minggu (12/2/2017).

Ia mengaku, LPJ yang disampaikan baru Rp2 miliar dari kabupaten/kota. Sementara sisanya akan menyusul, sebab transaksi dari Kas Daerah (Kasda) kepada masing-masing pengusaha berakhir pada Desember untuk proyek yang besar.

Sementara untuk pekerjaan kecil seperti mama-mama penjual pinang masih terhambat, mengingat nama-nama penerima tidak lengkap, sehingga perlu diperbaiki. Sedangkan mama penjual pinang penerima dana ini jumlah ribuan. Sehingga membutuhkan waktu untuk transaksi, namun semuanya ada di Kasda jadi tidak masalah.

"Kabupaten/kota yang belum menyampaikan LPJ dalam waktu dekat akan menyerahkan, mengingat bulan ini akan dilakukan Rapim dan evaluasi di Jayapura," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mengatakan kehadiran KAPP harus mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat asli Papua dan tidak boleh terpengaruh pihak lain.

"Pengurus KAPP merupakan perlindungan, keberpihakan dan pemberdayaan Orang Asli Papua yang mengusung kearifan lokal," kata Hery. (*)

Sebelumnya

Pilkada serentak pengaruhi kunjungan hotel di Papua

Selanjutnya

TPID Papua kompilasi sejumlah program untuk kendalikan inflasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua