Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Ombudsman minta klarifikasi Disperindagkop soal Pasar Entrop
  • Selasa, 14 Februari 2017 — 12:30
  • 877x views

Ombudsman minta klarifikasi Disperindagkop soal Pasar Entrop

“Kami kira setelah Pilkada kami sudah meneria surat jawabannya, sebab aturannya adalah 14 hari batasnya,” ujarnya.
Pasar Entrop, Jayapura – Jubi/ Sindung
Sindung Sukoco
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi –  Asisten Pratama Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Papua Fernandes Bonay meminta klarifikasi Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Jayapura terkait Pasar Entrop, Jayapura Selatan.
 
“Ya, kami telah mengirimkan surat untuk mereka (Disperindagkop dan UKM-red) mengklarifikasi beberapa hal yang menjadi poin di Pasar Entrop,” ujar Fernandes kepada Jubi, Selasa (14/2/2017).
 
Ia mengatakan masih menunggu jawaban untuk melanjutkan klarifikasi kembali atas laporan warga yang mengatasnamakan Persatuan Pedagang Pasar Entrop (Perdapase).
 
Beberapa poin surat klarifikasi tersebut, kata Fernandes, apakah ada keterlibatan masyarakat terhadap surat Peraturan Wali Kota Jayapura dan adakah sepengetahuan Kementerian Perdagangan RI atas pemungutan uang pangkal di atas aset Pasar Entrop yang belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Jayapura tersebut melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Jayapura.
 
“Kami kira setelah Pilkada kami sudah meneria surat jawabannya, sebab aturannya adalah 14 hari batasnya,” ujarnya.
 
Pelaksana Tugas Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN Awi mengaku telah menerima surat dan sedang menyiapkan jawaban ke ORI.
 
“Maaf ya saya sibuk untuk memberikan jawaban, saya tra mau diganggu dulu untuk wawancara,” jawabnya kepada Jubi saat akan ditemui di kantornya. (*)

loading...

Sebelumnya

Demam PON, Rp3,6 triliun investasi masuk ke Kota Jayapura

Selanjutnya

Tercatat 21 kios dan toko aktif menjual miras di Kota Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe