Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Banyak insiden dalam Pilkada, Pemprov nilai kinerja KPU di Papua lemah
  • Rabu, 15 Februari 2017 — 18:35
  • 846x views

Banyak insiden dalam Pilkada, Pemprov nilai kinerja KPU di Papua lemah

"Aksi pemukulan terjadi karena ia menginginkan surat suara jangan didistribusikan ke kampung-kampung karena ada indikasi terjadi mutasi pemilih secara besar-besaran dari kabupaten lain," kata Hery kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (15/2/2017).
Ilustrasi pilkada serentak di Papua, Rabu (15/2/2017) - Jubi/Yance Wenda
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sesali pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di 11 kabupaten/kota di Papua diwarnai beberapa insiden.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen menekankan, insiden yang paling menyita perhatian adalah salah satu calon di Kabupaten Dogiyai memukul Kepala Distrik (Kecamatan) Kamu.

"Aksi pemukulan terjadi karena ia menginginkan surat suara jangan didistribusikan ke kampung-kampung karena ada indikasi terjadi mutasi pemilih secara besar-besaran dari kabupaten lain," kata Hery kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (15/2/2017).

Selain Dogiyai, ujar Hery, insiden juga terjadi Kabupaten Mappi. "Di Mappi terjadi penahanan satu mobil berisi uang dan bahan makanan dari salah satu pasangan calon. Kami belum dapat laporan secara resmi tapi yang jelas yang berwenang akan menangani hal itu," ujarnya.

Disamping itu, ada juga terjadi keterlambatan pendisitribusian logistik Pilkada untuk Kabupaten Nduga karena faktor cuaca yang tidak bersahabat.

"Karena harus memakai helikopter, dan karena cuaca terjadi keterlambatan dan ini pasti ada penundaan hari pelaksanaan pemilihan ini. Itu kewenangan penyelenggara," katanya.

Meskipun telah terjadi beberapa insiden, namun kata sekda Hery, secara umum pelaksanaan Pilkada di Papua berjalan tanpa gangguan.

"Keputusan pencoblosan ulang itu menjadi kewenangan penyelenggara, kami pemerintah hanya memantau," kata Hery.

Secara terpisah, Gubernur Papua Lukas Enembe menilai partisipasi pemilih pada Pilkada 2017 di Kota Jayapura, rendah akibat tidak maksimalnya kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya pikir KPU belum maksimal melakukan sosialisasi, mungkin waktu kurang atau di kota ini terlalu banyak masalah," kata Enembe. (*)

loading...

Sebelumnya

ASN Pemprov Papua semakin malas ikut apel setiap Senin

Selanjutnya

Pemprov beri mesin babat dan mobil ke petani kakao Kemtuk Gresi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe