Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Di Sorong, 200 surat suara hilang di dua TPS
  • Rabu, 15 Februari 2017 — 18:57
  • 1267x views

Di Sorong, 200 surat suara hilang di dua TPS

“Saat ini KPU sedang mobile untuk segera memenuhi surat suara yang kurang ini. Kurangnya 200 dari jumlah 422 pemilih di TPS ini. Kita tunggu saja sampai pukul 13.00 WIT nanti,” katanya.
Warga menunggu surat suara yang hilang untuk melakukan pencoblosan - Jubi/Niko
Niko MB
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sorong, Jubi – Sebanyak dua ratus kertas suara di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kota Sorong, Papua Barat hilang.

Ratusan surat suara yang hilang disebutkan sebanyak 100 lembar dari total 512 surat suara di TPS 01, KPR Eksim Kelurahan Malanu dan 100 dari total 321 lembar TPS 06 Moyo. Hal ini membuat warga yang hendak menyalurkan aspirasinya di TPS 01 kecewa. Mereka menduga ada permainan yang dilakukan KPU Kota Sorong.

Atas kejadian tersebut, warga menolak untuk memberikan hak suaranya sampai surat suara di TPS 01 lengkap.

Sementara dari pantauan Jubi di lapangan, kekurangan surat suara di TPS 06 Moyo akhirnya dilengkapi KPU, dan hanya 171 surat suara yang diberikan ke TPS 01 KPR Eksim.

Ketua Panwaslu Kota Sorong, Brampie Sagrim saat ditemui Jubi di TPS 01 KPR Eksim, Rabu (15/2/2017) mengatakan, setelah mendengar informasi kehilangan kertas suara diTPS ini mereka langsung mengeceknya di lapangan. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan KPU Kota Sorong untuk segera memenuhi surat suara yang kurang dengan mengambil di beberapa TPS yang kelebihan surat suara.

“Saat ini KPU sedang mobile untuk segera memenuhi surat suara yang kurang ini. Kurangnya 200 dari jumlah 422 pemilih di TPS ini. Kita tunggu saja sampai pukul 13.00 WIT nanti,” katanya.

Menurut dia hal tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran jika KPU tidak bisa memenuhi kekurangan tersebut.

“Kalau tidak ada solusi dari KPU, kita secara tegas akan lanjutkan itu. Saya melihat, kejadian ini masuk ke administrasi dan ada juga unsur pidanya. Untuk itu nanti kita akan kaji sesuai dengan ketentuan undang-undang,” katanya.

Ketua KPU Kota Sorong, Aser Rumanasen ketika datang ke TPS beberapa waktu kemudian mengaku surat suara tidak hilang, tetapi terselip saat proses pelipatan.

“Intinya ini tidak ada unsur kesengajaan. Ini hanya kesalahan penghitungan saat pelipatan surat suara. Human eror saja, tidak ada maksud tertentu. Tadi juga di TPS 01, saksi dari provinsi juga sudah menyaksikan dan menyetujui karena kita sudah hampir memenuhi kekurangan surat suara tadi,” kata Aser.

Aser menyebutkan bahwa surat suara yang dipakai untuk menutupi kekurangan surat suara di TPS 01 KPR Eksim diperoleh dari TPS yang kelebihan surat suara. Menurut Aser kekurangan suara tersebut tidak memperngaruhi jalannya pemilihan pencoblosan di Kota Sorong.

“Pencoblosan di TPS yang ada di Kota Sorong tidak ada masalah. Semuanya lancar, semuanya jalan dengan baik,” katanya.

Setelah dilakukan koordinasi antara pihak saksi, KPU dan Panwaslu Kota Sorong satu jam sebelum pencoblosan, tepatnya pukul 12.00 WIT warga mulai melakukan pencoblosan di TPS 01 Eksim. (*)

loading...

Sebelumnya

Distribusi logistik Pilkada di Sorong lebih mudah

Selanjutnya

Polisi tangkap 6 pencuri saat kebakaran Pasar Remu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe