PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Hari pencoblosan, masih banyak atribut kampanye di Kota Jayapura
  • Rabu, 15 Februari 2017 — 19:37
  • 504x views

Hari pencoblosan, masih banyak atribut kampanye di Kota Jayapura

“Pace…mace… adik… kaka… Jagan Lupa tanggal 15 Februari datang ke TPS dan coblos saja yang ada gambarnya,” tulis dalam contoh suarat suara yang tidak jauh dari TPS 15, 6,7 Kelurahan Entrop itu.
Masih banyak alat kampanye Pilkada yang bertebaran di Kota Jayapura saat pelaksanaan Pilkada Serentak, Rabu (15/2/2017) - Jubi/Benny Mawel
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Penyelengara pemilihan kepala daerah kota Jayapura rupanya tidak melakukan penertiban atribut kampanye secara tuntas. Masih saja ada atribut kampanye yang bersifat mengajak warga memilih coblos dalam bentuk contoh surat suara maupun spanduk yang terlihat di sejumlah tempat.

“BTM-HaRus Terbukti..Ingat Coblos Nomor 1,” tulisan dalam salah satu spanduk berukuran satu kali 10 meter yang terpampang di jalan Sosial Pandang Bulan, Kelurahan Hedam, Distrik Heram Kota Jayapura, Papua.

Lokasi lain, berjarak kurang lebih 200 meter, terpampang satu spanduk lagi dengan ukuran lebih besar. “BTM-HarRus Lanjutkan. Pace Tra Kosong,” tulis dalam spanduk di mata jalan masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 dan TPS 11 itu.

Satu kilometer dari lokasi itu, spanduk besar juga terpampang di kantor Partai Gerindra Kota Jayapura.

Di depan kantor Partai Amanat Nasional Kota Jayapura yang berada di kelurahan Entrop terpampang contoh surat suara. Dalam contoh suara suarah itu jelas-jelas mengajak warga memilih pasangan BTM-HaRus.

“Pace…mace… adik… kaka… Jagan Lupa tanggal 15 Februari datang ke TPS dan coblos saja yang ada gambarnya,” tulis dalam contoh suarat suara yang tidak jauh dari TPS 15, 6,7 Kelurahan Entrop itu.

Namun beberapa warga yang masuk dalam daftar pemilih di beberapa TPS mengaku tidak terpengaruh spanduk dan baliho tersebut.

“Saya tidak terpegaruh dengan orang partai punya kampanye itu. Saya punya pilihan sendiri. Mau coblos ada gambar atau kolom kosong itu hak saya,” ujar Maria Puhiri, warga Abepura, kepada Jubi di Abepura usai mencoblos di TPS 05 Kelurahan Herdam.

Maria mengaku memilih karena ajakan seperti itu sudah bukan zamanya lagi.

“Masyarakat sudah pintar dengan mengikuti informasi media cetak dan teknologi jadi kami tahu menentukan pilihan,” ujarnya.

Direktur Eksekutif LP3BH, Yan Christian Warinussy, mengatakan pelaksanan Pilkada di Papua sangat pura-pura. Sistem hingga pelaksanannya penuh dengan permainan yang menguntungkan calon-calon tertentu.

“Demokrasi semu di tanah Papua,” ujarnya kepada Jubi melalui pesan elekotronik kepada jurnalis Jubi. (*)

Sebelumnya

Dapat undangan memilih, anak 9 tahun ini datang ke TPS dan ingin mencoblos

Selanjutnya

Dominggus Mandacan unggul sementara di Pilkada Papua Barat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua