Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Penembakan di Puncak Jaya diduga "berbau" kepentingan politik
  • Kamis, 16 Februari 2017 — 12:33
  • 776x views

Penembakan di Puncak Jaya diduga "berbau" kepentingan politik

"Dua korban adalah masyarakat biasa. Tukang ojek. Pelakunya harus diselidiki siapa. Apa motifnya. Jangan selalu curigai TPN/OPM. Jangan sampai ini diskenariokan oleh pihak tertentu untuk kepentingan Pilkada," ujarnya.
Ilustrasi - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Ketua Komisi I DPR Papua, komisi yang membidangi Pemerintah, Politik, Hukum dan HAM, Elvis Tabuni menduga penembakan terhadap warga sipil di Puncak Jaya, Senin (13/2/2017) bermuatan kepentingan politik. Kabupaten itu merupakan salah satu kabupaten yang melaksanakan Pilkada serentak, 15 Februari 2017.

Ia mengatakan Kepolisian harus melakukan penyelidikan untuk memastikan motif dibalik penembakan itu.

"Dua korban adalah masyarakat biasa. Tukang ojek. Pelakunya harus diselidiki siapa. Apa motifnya. Jangan selalu curigai TPN/OPM. Jangan sampai ini diskenariokan oleh pihak tertentu untuk kepentingan Pilkada," ujarnya.

Tak menutup kemungkinan aksi itu dilakukan untuk kepentingan politik. Namun Elvis tak bisa menerka-nerka siapa dibalik penembakan itu.

"Kejadian seperti ini tak bisa terus dibiarkan. Jangan lagi terjadi kedepan. Apalagi di masa-masa menjelang Pilkada," katanya.

Senin (13/2/2017) dua tukang ojek ditembak hingga meninggal dunia di Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

"Insiden penembakan itu terjadi sekira pukul 12.00 WIT. Penembakan terjadi di dua lokasi berbeda. Belum diketahui siapa pelaku," kata Kapolres Puncak Jaya AKBP Hotman Hutabarat pasca kejadian.

Sedangkan Wakapolda Papua Brigjend Agus Riyanto membantah adanya kepentingan politik dalam insiden penembakan ini.Penembakan yang terjadi pada Senin(13/2) lalu, menurutnya tidak ada hubungannya dengan Pilkada.

“Ini murni kasus kriminal dan polisi terus menyelidiki kasus dan memburu pelaku,” ujarnya kepada wartawan. (*)

Sebelumnya

DPRP tak tahu ada kunjungan delegasi PIF ke Papua dan Papua Barat

Selanjutnya

Tiga paslon laporkan dugaan pelanggaran ke Panwaslu Kabupaten Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe