Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Advertorial
  3. Ones Pahabol “reuni” bersama mama-mama Pasar Dekai
  • Kamis, 16 Februari 2017 — 18:10
  • 2038x views

Ones Pahabol “reuni” bersama mama-mama Pasar Dekai

Perempuan 27 tahun itu menjelaskan biasanya dengan jumlah hasil bumi sebanyak empat noken itu, ia bisa menghabiskan waktu di pasar hingga sore hari, bahkan pernah juga tidak laku.
Ones Pahabol (topi) ketika berbincang dengan sebagian mama-mama pedagang hasil bumi di Pasar Dekai, Sabtu (11/2/2017). - Jubi/Yuliana Lantipo
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor :

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Yahukimo, Jubi - Yusmina Mohi dan ratusan perempuan lain seketika itu bergembira karena dagangan mereka langsung dibeli saat hari masih pagi. Sekiranya jam 11, Ones Pahabol, mantan bupati Yahukimo, memborong hasil bumi jualan mama-mama di Pasar Dekai.

“Keladi dua noken, petatas satu noken, sama sayur satu noken. Semua empat noken tapi satu tidak (dibeli). Saya senang sekali karena beliau datang jadi cepat laku,” ucap Yusmina sembari menggulung noken-noken tempat ubi dan sayuran yang telah kosong kepada Jubi di Pasar Dekai, Sabtu (11/2/2017).

Perempuan 27 tahun itu menjelaskan biasanya dengan jumlah hasil bumi sebanyak empat noken itu, ia bisa menghabiskan waktu di pasar hingga sore hari, bahkan pernah juga tidak laku.

Untuk jenis petatas dan keladi, dihargai Rp50 ribu per tumpuk. Isinya antara 5-10 buah, tergantung ukurannya. Kemudian untuk sayur mayur dijual Rp20-50 ribu per ikat, juga tergantung banyaknya.

“Bapa Ones ambil tiga noken, semua saya dapat Rp300 ribu, jadi sekarang sisa sayur ini saja,” ujar Yusmina sambil mengatur beberapa ikat daun pepaya dan daun labu siam di atas tanah beralaskan karung beras.

Sehari-hari, Yusmina memulai kerjanya di pasar Dekai pukul 6 pagi hingga sore hari. “Pagi-pagi skali saya ke kebun dulu, gali petatas, keladi, ambil labu siam sama sayur baru bawa ke pasar. Terus jam 10 istirahat ke rumah masak, baru jam 3 sore kembali ke pasar lagi,” kisahnya. Ia tinggal di kompleks Paradison, Kelurahan Dekai, berjarak sekitar 500 meter dari pasar itu.

Pedagang lainnya adalah Erika Kaningga. Menurutnya, hal yang sama pernah dialaminya saat Ones Pahabol menjabat bupati di daerah itu.

“Bapa dulu waktu masih bupati, bapa datang belanja. Kita senang. Hari ini bapa datang lagi kita senang. Bantu ibu-ibu, kita senang sekali,” kata pemilik sapaan mama Erika itu.

Mama Erika telah menjalankan profesinya sebagai pedagang hasil bumi selama 10 tahun.

“Mulai tahun 2007 sampai sekarang ini saya jual hasil bumi, ada sayuran, bumbu-bumbu, sagu, jeruk, banyak itu,” ucapnya sembari menunjuk dagangannya yang tertata rapi di atas meja.

Reuni

Bagi Ones Pahabol, kunjungannya itu merupakan ajang reuni bersama pedagang orang asli Papua yang didominasi kaum perempuan dari beragam suku di Yahukimo.

“Saya merasa senang karena bisa kembali reuni dengan mama-mama pasar. 10 tahun saya dengan mama-mama pasar jadi mereka punya kerinduan juga yang saya isi,” katanya.

Pantauan Jubi, seluruh hasil bumi itu ditampung penuh dalam sebuah truck besar dan dua mobil kijang. Ada petatas, keladi, jagung, tebu, hingga aneka sayuran.

“Belanjaan yang banyak ini kita akan masak pesta adat dan pesta rohani, dan menikmatinya sama-sama,” ujar OP.

Reuni di pasar itu sekaligus menjadi ajang sosialisasi OP yang telah mendeklarasikan dirinya menjadi bakal calon Gubernur Papua periode 2018-2023.

“Di sini, juga saya bilang mama-mama bawa KTP buat saya. Itu saja saya senang,” ucap OP yang melaju dengan kapal perseorangan tersebut.

OP pun optimis akan mengantongi dukungan suara dari pedagang asli tersebut. “Ini simbol budaya. Mereka undang saya belanja, mereka kasih saya noken, mereka bilang sudah gembok, kunci dengan slot,” jelasnya.

Pada sore harinya, ribuan orang memadati lapangan terbuka Yahukimo Bangkit di pusat kota Dekai menyaksikan pengukuhan Tim Relawan OP untuk Papua Satu kabupaten Yahukimo. Diakhiri dengan makan bersama hidangan tradisional bakar batu. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengukuhan Tim Relawan, tujuh suku besar Yahukimo jadi relawan Ones Pahabol

Selanjutnya

234 TPS ilegal, pleno KPUD Jayapura terancam batal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe