Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Tanah Asrama Lanny longsor, pemilihan lokasi dikritik
  • Kamis, 16 Februari 2017 — 18:20
  • 863x views

Tanah Asrama Lanny longsor, pemilihan lokasi dikritik

“Menyebabkan air tergenang sehingga tanah di sekitar gronjong itu tidak kuat, tidak tahu penyebab lainnya mungkin campurannya kurang kuat," ujar pemuda yang tidak mau disebut namanya.
Tanah bagian samping Asrama Lanny Jaya yang longsor, Kamis (16/2/2017) - Jubi /Yance Wenda.
Yance Wenda
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Tanah di samping bagian tengah asrama mahasiswa Lany Jaya di Kota Jayapura yang belum diresmikan dan dipakai longsor. Longsoran bahkan terjadi di luar fondasi bangunan, meski tidak merusak bangunan yang masih baru tersebut.

Seorang pekerja mengatakan, longsor terjadi pada Desember 2017 dan sekarang masih dalam proses penanganan dengan membangun talud.

Seorang pemuda di sana menyebutkan, longsor terjadi karena sebagian kendaraan membawa material lewat di samping asrama, sehingga tanah di sana menurun.

“Menyebabkan air tergenang sehingga tanah di sekitar gronjong itu tidak kuat, tidak tahu penyebab lainnya mungkin campurannya kurang kuat," ujar pemuda yang tidak mau disebut namanya.

Kondisi asrama baru tersebut mendapat sorotan dari Kordinator Minat dan Bakat Himpunan Mahasiswa Pelajar Lanny Jaya (HMPLJ) Nelson Wenda.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya tidak melakukan survey lokasi dengan baik sebelum melakukan pembangunan.

“Pembangunan asrama di atas bukit yang jauh dari ruang terbuka hijau yang ada hanya belantara, susah mendapat air bersih, dan lokasi di atas bukit itu setelah saya melihat kondisi tanahnya di dalamnya tidak ada batu atau karang untuk penambah kekuatan bangunan,” katanya kepada Jubi, Kamis (16/2/2017).

Karena itu ia menyayangkan asrama yang dibangun denga dana miliar tersebut tidak bisa menjamin keselamatan mahasiswa Lanny Jaya di kota studi Jayapura.

“Saya berharap Pemkab melakukan peninjauan sebelum gedung asrama ditempati dan mempertimbangkan kondisi fisik asrama, kembali memperbaiki talud yang rusak dan melakukan penanaman pohon, serta tangani supplay air bersih,” katanya.

Nelson menegaskan agar mengutamakan keselamatan mahasiswa Lanny Jaya dan tidak asal membangun asrama tanpa memikirkan keselamatan penghuninya yang merupakan generasi penerus daerah. (*)

loading...

Sebelumnya

139 guru Mamberamo Raya ikuti bimtek Kurikulum 2013

Selanjutnya

Pemprov Papua siap gelontorkan dana KPS 2017

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 3109x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1256x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1214x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe