Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Partisipasi pemilih Difabel minim 
  • Jumat, 17 Februari 2017 — 15:00
  • 951x views

Partisipasi pemilih Difabel minim 

Pasangan Calon Bupati Takalar tidak ada yang peduli ,parpol kurang paham soal isu disabilitas. Padahal ini isu internasional, isu mendunia
Ilustrasi penyandang disabilitas (Jubi/Habadaily.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Makassar, Jubi- Partisipasi pemilih penyandang disabilitas atau difabel pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Takalar masih minim.

"Rendahnya partisipasi difabel karena tidak adanya pendidikan politik bagi difabel dan tidak adanya visi, misi dan program yang berpihak ke mereka," kata Direktur Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulawesi Selatan, Abd Rahman Rahman di Makassar, Jumat ( 17/2).

Tingkat partisipasi pemilih difabel tidak sampai 50 persen. Dari total 607 pemilih disabilitas yang tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Takalar menggunakan hak pilihnya hanya sebesar 176 orang.

Selama ini belum ada gerakan dari NGO atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta partai politik yang memberikan pendidikan politik khusus bagi penyandang disabilitas.

"Begitu juga dengan para Pasangan Calon Bupati Takalar tidak ada yang peduli ,parpol kurang paham soal isu disabilitas. Padahal ini isu internasional, isu mendunia," ujarnya.

Dirinya juga menyinggung penyebab membengkaknya jumlah DPT pada Pilkada Takalar 2017 dari 294 pemilih pada Pileg lalu menjadi 607 pemilih.

Jumlah ini bertambah setelah dilakukan pendekatan dan masukan ke KPU guna mendata ulang jumlah pemilih disabilitas berdasarkan kategori difabel, seperti difabel daksa, difabel netra, difabel rungu/wicara, difabel grahita dan difabel lainnya.

Bertambahnya jumlah difabel karena beberapa sebab lain seperti kecelakaan lalulintas, malpraktek, dan kelahiran. Bahkan Badan Kesehatan Dunia atau WHO mencatat tiap tahun jumlah difabel bertambah 10-15 persen di seluruh dunia.

"Kami berterima kasih kepada KPU Takalar memberikan kesempatan dalam bimbingan teknis kepada petugas KPPS guna memberi penjelasan soal TPS bagi difabel termasuk bimbingan standar TPS yang ramah difabel," katanya. (*)

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Belanda beli gagang cengkih dari Sulut

Selanjutnya

KMP Dharma Kartika karam di perairan Bone

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe