Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. FPPP berencana laporkan ketua KPU Jayapura ke polisi
  • Minggu, 19 Februari 2017 — 19:04
  • 830x views

FPPP berencana laporkan ketua KPU Jayapura ke polisi

“Kami akan tempuh jalur hukum dan melaporkan tindakan ini kepada pihak berwajib dan DKPP,” kata Orthis kepada Jubi di Sentani, Sabtu (18/2/2017).
Sejumlah pemuda dengan pamflet di tangan mereka yang meminta pertanggungjawaban Ketua KPU kab Jayapura, Lidia Mokay – Jubi/Engel Wally.
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Forum Pemuda Peduli Pembangunan (FPPP) Distrik Waibhu berencana melaporkan Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Lidia Mokai ke polisi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Laporan ini dilakukan karena Lidia diduga mengeluarkan ucapan yang tidak menyenangkan.

Ketua FPPP Distrik Waibhu, Orthis Kreutha mengatakan, persoalan ini bermula saat Ketua KPU Jayapura, Lidia Mokay mengambil kotak suara di kantor Distrik Waibu.

Saat itu Lidia sempat mengucapkan, “Masyarakat atau pemilih di Doyo Baru, Distrik Waibu, seperti ikan Lohan”.

Ucapan Lidia dinilai melecehkan warga Doyo Baru. Atas dasar itu FPPP berinisiatf melaporkannya ke polisi dan DKPP.

“Kami akan tempuh jalur hukum dan melaporkan tindakan ini kepada pihak berwajib dan DKPP,” kata Orthis kepada Jubi di Sentani, Sabtu (18/2/2017).

Tak hanya itu, lanjutnya, Lidia diduga menyebutkan sejumlah nama marga orang Sentani di Distrik Waibhu yang digabungkan menjadi satu. Misalnya Marweri Wenda, Wenda Nukuboi dan Kogoya Kreutha.

“Sebutan marga adalah jati diri yang melekat sejak turun-temurun, tidak bisa disebutkan seperti itu. Karena nama marga tentunya ada di belakang nama orang. Ini yang terjadi malah disebutkan nama marga dari orang Sentani yang digabungkan dengan nama marga saudara-saudar kita dari pegunungan. Seperti Marweri Wenda, Wenda Nukoboi, Krutha Kogoya. Ini penghinaan besar,” katanya.

Orthis juga menyebutkan langkah yang akan diambil nantinya setelah dilakukan rapat bersama dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Distrik Waibhu.

“Kita akan rapatkan hal ini bersama seluruh masyarakat dan sekaligus menempuh jalur hukum guna meminta pertanggung-jawaban dari ketua KPU,” tukasnya.

Tokoh masyarakat adat Jayapura, Origenes Kawai mengaku siap mendukung langkah masyarakat untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum.

“Ini sudah tidak benar namanya, masyarakat di sini (Waibhu) adalah masyarakat yang beradab. Tidak bisa dikatakan seperti itu. Saya secara pribadi dan lembaga akan mem-back up niat tulus masyarakat di sini, secara khusus komponen pemuda yang sudah mengambil langkah awal,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, Minggu malam (19/2/2017), Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Lidia Mokai membantah dirinya mengucapkan kata-kata tersebut. Ia malah meminta oknum yang berencana melaporkan itu agar menyertakan bukti-bukti atau rekaman ucapannya. (*)

loading...

Sebelumnya

Panwaslu Jayapura tangani 25 pelanggaran pilkada

Selanjutnya

Pemkab Jayapura harus seriusi nasib petugas sampah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe