Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ibukota
  3. Jadwal penerbangan di Halim kacau pasca pesawat tergelincir
  • Senin, 26 September 2016 — 08:14
  • 702x views

Jadwal penerbangan di Halim kacau pasca pesawat tergelincir

Tidak ada korban tewas dalam insiden tersebut. Kendaraan udara milik Nusantara Air Charter tersebut terbang dari Yogyakarta dengan membawa satu pasien berkewarganegaraan Prancis bersama sejumlah tim medis dan kru pesawat.
Pelataran bandara Halim Perdana Kusumah - tempo.co
ANTARA
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi - Insiden keluarnya sebuah pesawat dari jalur landasan pacu saat berupaya mendarat di bandar udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, pada Minggu malam (25/9/2016), memaksa sejumlah maskapai penerbangan merubah jadwal.

Pesawat kecil yang didesain untuk keperluan evakuasi, Learjet PK-JKI, yang membawa sembilan penumpang tergelincir sehingga membuat pihak pegelola bandara, PT Angkasa Pura, menutup untuk sementara operasi semua pesawat di Halim selama beberapa jam.

Hingga saat ini pihak otoritas keselamatan transportasi (Komite Nasional Keselamatan Transportasi-KNKT) belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Tidak ada korban tewas dalam insiden tersebut. Kendaraan udara milik Nusantara Air Charter tersebut terbang dari Yogyakarta dengan membawa satu pasien berkewarganegaraan Prancis bersama sejumlah tim medis dan kru pesawat.

Meski semua penumpang Learjet selamat, beberapa maskapai harus menunda jadwal penerbangan mereka. Sejumlah media melaporkan bahwa maskapai Garuda Indonesia harus menunda selama tiga jam kepulangan satu kloter jamaah haji dari bandar udara King Abdul Aziz, Arab Saudi, akibat insiden di Halim.

"Bandara Halim Perdana Kusuma harus ditutup sampai pukul 22.45 WIB. Akibatnya, beberapa penerbangan harus dialihkan ke bandara lain," ujar Hemi sebagaimana dikutip dari Metro TV.

Pada April lalu, kecelakaan pesawat juga terjadi di bandar udara Halim Perdana Kusuma. Pesawat Batik Air dengan 49 penumpang bertabrakan dengan pesawat ATR milik Transnusa di landasan pacu.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Saat itu otoritas keselamatan transportasi nasional menemukan tidak adanya kecocokan antara frekuensi alat komunikasi antara kru di darat dengan udara. (*)

 

loading...

Sebelumnya

YLKI desak audit seluruh jpo di jakarta

Selanjutnya

Ahok: tidak ada penggantian bangunan yang ditertibkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32924x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8969x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6476x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5923x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5632x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe