Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Sejumlah puskesmas bentuk tim tangani filariasis
  • Minggu, 19 Februari 2017 — 19:24
  • 513x views

Sejumlah puskesmas bentuk tim tangani filariasis

“Jadi anggota tim kebanyakan dari puskesmas tersebut, sedangkan Dinkes Papua dan Dinkes Kota Jayapura hanya memfasilitasi,” katanya Jumat (17/2/2017).
Ilustrasi penyakit kaki gajah – Jubi/Ist.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Sejumlah puskesmas di Kota Jayapura telah membentuk tim penanganan penyakit Filariasis/ kaki gajah, Kusta, dan Frambosia (FKF).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Masyarakat (P2PM), Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aaron Rumainum mengatakan, meski tim tersebut dibentuk Dinas Kesehatan Papua dan Dinas Kesehatan Kota Jayapura, namun inisiatifnya dari Puskesmas.
 
“Jadi anggota tim kebanyakan dari puskesmas tersebut, sedangkan Dinkes Papua dan Dinkes Kota Jayapura hanya memfasilitasi,” katanya Jumat (17/2/2017).
 
Ia menjelaskan, tim FKF sudah bergerak sejak Maret 2016 melakukan investigasi terhadap ketiga penyakit dari rumah ke rumah. Dalam seminggu tim dua kali melakukan investigasi.
 
“Pergerakan tim ini, mirip tim pendekatan keluarga sehat ‘door to door’’ atau dari rumah ke rumah, tim tidak dibiayai, mereka bekerja atas kemauan sendiri untuk bergerak," katanya.
 
Aaron menambahkan jika tim menemukan orang terkena kaki gajah, namun tidak pernah mengkonsumsi obar kaki gajah, tim langsung memberikan obat dan air mineral sehingga langsung diminum penderita tersebut dan disaksikan tim.
 
“Secara klinis mereka yang terkena kaki gajah, kusta ataupun frambosia langsung dibawa tim untuk dirawat, obat yang dikasih kan dosisnya tinggi jadi minum satu kali langsung sembuh," ujarnya.
 
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Arif Dwi Darmanto mengatakan, pada 2015 saat hari pertama pencanangan pelaksanaan bulan eliminasi kaki gajah, menemukan 17 kasus penyakit kaki gajah di Kota Jayapura.
 
Kasus tersebut ditemukan di daerah Koya Tengah, Distrik Abepura, Kota Jayapura dan di Hamadi, Distrik Jayapura Utara. Setelah penemuan 17 kasus itu, barulah dinas menyadari Kota Jayapura merupakan daerah endemis penyakit kaki gajah. Penemuan penyakit kaki gajah juga awalnya ditemukan di daerah Hamadi. (*)

loading...

Sebelumnya

Hima Jayawijaya dari 8 kampus akan gelar MUA di Wamena

Selanjutnya

Norberd pimpin BEM Fakultas Kedokteran Uncen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe